Kejadian tersebut diceritakan oleh istri Jacknife, Melissa Garner Lee, dalam sebuah tulisan di Huffington Post. Tulisan ini juga memuat bagaimana dirinya merasa kecewa terhadap tindakan suaminya tersebut.
Kesalahpahaman Berujung Penghapusan Pesan
Jacknife Lee mengatakan kepada sang istri bahwa ia menerima sebuah pesan teks dari manajer Taylor Swift. Namun, ia tidak membalasnya karena merasa ada yang janggal dengan pesan tersebut."Ya, ingat tidak saat aku bilang kalau aku dapat SMS dari manajernya? Tapi tidak kubalas. Gaya bahasanya tidak seperti dia,” ungkap Jacknife kepada istrinya, dikutip dari Entertainment Weekly, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Sang istri pun mengingatkan Jacknife bahwa bisa saja asisten sang manajer yang mengirimkan undangan tersebut. Produser itu disebut merasa bersalah dan hanya bisa merespons singkat.
Kemudian, Jacknife memastikan bahwa mereka memang benar-benar diundang. Namun, ia sama sekali tidak mengklik undangan digital tersebut karena prasangka negatifnya.
"Kira-kira aku berpikir ada seseorang yang mencoba meretas daftar kontakku,” ucap Jacknife.
Kekecewaan Sang Istri
Akibatnya, istri sang produser meninggalkan ruangan karena merasa sangat kesal dengan cara suaminya menghadapi situasi tersebut. Jacknife pun penasaran mengapa istrinya begitu ingin menghadiri pernikahan Taylor dan Travis."Aku ingin datang karena pernikahan itu bisa memberikan sedikit harapan," jawab Melissa.
"Dan tentu saja aku akan sangat senang mendengarkan para musisi yang tampil. Maksudku... Stevie Nicks kabarnya akan tampil!" lanjutnya.
Kemudian, Jacknife tersadar bahwa dirinya telah membuat sang istri kecewa. Produser lagu kolaborasi Swift dengan vokalis Snow Patrol, Gary Lightbody, berjudul "The Last Time" itu segera meminta maaf kepada Melissa atas keteledorannya.
Pada akhirnya, Jacknife dan istrinya tidak hadir ke acara pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce yang digelar di Madison Square Garden, New York, pada 3 Juli 2026 waktu setempat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda