Makanan tradisional Betawi (Foto:Metrotvnews.com/Agustinus Shindu. A)
Makanan tradisional Betawi (Foto:Metrotvnews.com/Agustinus Shindu. A)

Andilan, Tradisi Unik Masyarakat Betawi Rayakan Lebaran

Agustinus Shindu Alpito • 24 Juni 2014 12:47
medcom.id, Jakarta: Masyarakat Betawi punya tradisi unik dalam merayakan Idul Fitri. Tradisi itu dinamakan motong kebo andilan.
 
Andilan yang dimaksud adalah patungan, dan kebo adalah hewan Kerbau. Tradisi ini dirayakan secara kolektif. Warga satu kampung urunan membeli seekor kerbau satu sampai tiga bulan sebelum Lebaran. Kerbau yang sudah dibeli kemudian dipelihara bersama-sama agar cepat gemuk. Jika hari raya tiba, kerbau itu dimasak menjadi semur.
 
"Yang menarik dari semur tradisi Andilan itu adalah menggambarkan masyarakat Betawi yang komunal. Kekeluargaannya sangat kuat. Mereka memilih patungan untuk membeli kerbau, dirawat bareng-bareng selama tiga bulan, kemudian dipotong ramai-ramai dan dimakan. Ini bertolak belakang dengan kehidupan saat ini di Jakarta yang sangat individual," kisah sejarawan J.J. Rizal, dalam acara diskusi kuliner yang digagas Akademi Kuliner Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014).

Sayangnya, tradisi ini sudah sangat sulit ditemui. Rizal terakhir kali melihat tradisi ini dilakukan di kampung Betawi yang berada di daerah Beji, Depok, Jawa Barat.
 
"Tradisi Andilan sudah mulai hilang sejak terjadi penggusuran karena sudah tidak ada tempat lagi untuk angon (menggembalakan) kerbau. Mulai hilang saat penggusuran besar tahun 70-80an. Tradisi ini masih dilakukan beberapa kali di Beji, Depok. Tapi kadang dilakukan, kadang tidak," bebernya.
 
Pada diskusi ini disebutkan bahwa tradisi kuliner di Indonesia tidak mendapat perhatian serius. Padahal, kuliner adalah produk budaya yang mengandung unsur sejarah. Akibat buruknya pendokumentasian, beberapa catatan sejarah budaya dari suatu tempat lambat laun lenyap seiring hilangnya tradisi kuliner.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA