Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pestapora akan mengusung konsep-konsep unik seperti Keroncong Agak Laen hingga kolaborasi antara musisi dengan figur publik.
Dari 65 nama musisi yang diumumkan, beberapa di antaranya merupakan penampil perdana di festival musik tersebut. Mereka siap meramaikan panggung Gambir Expo serta Hall D2 JIEXPO, Jakarta.
Deretan Penampil Perdana di Pestapora 2026
NPD
NPD merupakan grup musik pendatang baru yang beranggotakan tiga kreator konten: Niky Putra, Mario Caesar, dan Luqman atau yang akrab disapa Kak Kev. Mereka merilis single debut berjudul “Sempurnanya Aku” pada 11 Maret kemarin.
Karya terobosan mereka pun viral di platform TikTok dan telah dipakai lebih dari 245 ribu unggahan. Lagu dengan beat dan lirik catchy ini dengan cepat menarik perhatian para pengguna media sosial tersebut. Bahkan, “Sempurnanya Aku” sempat dibuat versi Korea.
Jirayut
Penyanyi dangdut asal Thailand, Afisan Jehderamae atau akrab dikenal sebagai Jirayut menjadi salah satu penampil yang ditunggu-tunggu dalam ajang Pestapora tahun ini.
Ia merupakan jebolan dari kompetisi Dangdut Academy Asia (DAA) tahun 2018. Kala itu, ia mewakili negaranya, Thailand. Keahlian Jirayut sendiri terlihat ketika menguasai lagu dengan cepat.
Artis yang kerap tampil secara enerjik ini terus mengembangkan karier dunia hiburan serta musik di Indonesia sejak saat itu. Ia pun kerap merilis lagu-lagu berbahasa Indonesia seperti “Kecewa”, “Tanda Bahaya Cinta”, dan single terbarunya, “Nyut Nyutan”.
The Panasdalam Bank
The Panasdalam Bank merupakan grup musik unik dan nyeleneh asal Bandung yang dibentuk sejak tahun 1995. Mereka pun mengusung genre folk-pop/alternative dengan lirik humoris, satir, dan eksentrik. Grup ini sempat meramaikan panggung Pasar Seni ITB 2025.
Grup ini awalnya terbentuk dari kreativitas mahasiswa ITB. Mereka digawangi oleh penulis dan seniman Pidi Baiq, Erwin Koboi (vokal & harmonika), Alga (vokal), Boiq (gitar), Nawa (gitar akustik), Nandang (bass), Roy (drum), dan Eeng (perkusi).
Mereka turut mengisi soundtrack resmi film Dilan: Album Soundtrack Dilan 1990 (2019), Dilan 1991 (2019), dan Voor Milea (2020). The Panasdalam Bank juga memiliki lagu-lagu hit seperti “"Berpisah", "Bunyi Sunyi", "Dan Bandung", dan "Sudah Jangan Ke Jatinangor”.
Andmesh
Salah satu penampil perdana lainnya adalah solois asal Nusa Tenggara Timur, Andmesh Kamaleng. Ia mulai terkenal setelah menjuarai kompetisi Rising Star Indonesia musim kedua pada tahun 2017. Dua tahun kemudian, ia berhasil meraih penghargaan Artis Solo Pria Pop Terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards.
Andmesh memiliki karakter vokal yang khas dan lirik-lirik puitis dalam lagu bertemakan cinta miliknya. Beberapa contoh tersebut adalah “Anugerah Terindah” dan “Cinta Luar Biasa”.
Musisi berusia 28 tahun ini juga pernah mengisi soundtrack film-film bioskop, seperti Air Mata di Ujung Sajadah 2 dan Miracle in Cell No. 7.
Sukses Lancar Rejeki
Nama lain yang juga dinantikan adalah unit punk remaja asal Bekasi, Sukses Lancar Rejeki. Trio beranggotakan Mahes (vokalis, gitaris), Jalil (bassist), dan Bumbum (drummer) dikenal lewat lagu-lagu pendek, cepat, dan jenaka tentang kehidupan sehari-hari anak sekolah.
Meski kini masih berstatus pelajar SMA, mereka tampil percaya diri membawa warna baru lewat lirik-lirik lagu nyeleneh yang absurd. Namun, tetap relevan dengan keseharian para remaja di bangku sekolah.
Mereka merilis mini album (EP) pada tahun 2024 bertajuk Pengalaman yang memuat lima trek yang menceritakan keresahan jujur mereka di sekolah secara absurd. Lagu-lagu seperti “Maling”, “Mual”, dan “Cantik Tapi Bau” mulai viral setelah bermunculan di algoritma media sosial.
Gaya nyeleneh ini sukses mengantarkan Sukses Lancar Rejeki ke beberapa gigs dan panggung konser di sekitar wilayah Jabodetabek. Kini, mereka akan bersanding dengan nama-nama besar di panggung Pestapora.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News