Usai penjualan tiket presale Weverse kemarin (19/6), “perang” tiket konser BTS di Jakarta 2026 hari ketiga kembali dipadati oleh para penggemar. Uniknya, penjualan tiket general sale hari ketiga tembus hingga satu juta antrean.
Antrean Tembus Lebih dari Satu Juta
Penambahan hari ketiga konser BTS di Jakarta 2026 membuka kesempatan bagi para ARMY yang belum mendapatkan tiket untuk dua hari sebelumnya.BTS dijadwalkan menggelar konser bertajuk ARIRANG di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.
Live Nation dan iMe selaku promotor telah mengumumkan bahwa akan ada dua periode penjualan tiket untuk konser BTS di Jakarta 2026: presale dan general sale.
Setelah seluruh tiket pada sesi presale Weverse ludes terjual, penyelenggara masih membuka kesempatan terakhir untuk publik lewat general sale. Penjualan ini dibuka pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 12.00 WIB lewat situs tiket.com.
Karena tidak ada syarat khusus untuk sesi pembelian kali ini, antrean tiket konser BTS di Jakarta 2026 hari ketiga membludak. Berdasarkan informasi yang didapat oleh Medcom.id, total antrean mencapai 1.023.197 akun.
Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan sesi presale kemarin yang menembus angka 960 ribu antrean.
Seluruh Tiket Ludes Terjual
Kurang dari satu jam setelah penjualan tiket general sale dibuka, seluruh kategori tiket VIP ludes terjual. Walaupun ditawarkan dengan harga termahal, Rp5.075.000 setelah pajak, kategori ini justru menjadi incaran utama para ARMY yang tak sabar menyaksikan RM cs dari dekat.Kategori VIP di konser BTS Jakarta 2026 ini diketahui menawarkan beberapa keuntungan bagi para pemiliknya, mulai dari sesi soundcheck, tanda pengenal khusus, hingga suvenir eksklusif.
Tak lama setelah tiket VIP habis, semua kategori tiket yang tersisa ikut ludes. Hal ini menunjukkan antusiasme penggemar yang terus meningkat menjelang kedatangan para grup K-Pop titan ini.
Sistem Kode Unik untuk Keadilan Antrean
Selain mengalami lonjakan antrean, penjualan tiket BTS di Jakarta 2026 kali ini cukup berbeda dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, setiap pembeli harus memasukkan kode unik terlebih dahulu untuk bisa masuk ke dalam antrean.Sistem tersebut diterapkan agar setiap pengguna mendapatkan giliran secara adil dan teratur untuk masuk ke halaman pembelian tiket.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda