Poster Synchronize Fest 2026 day 1
Poster Synchronize Fest 2026 day 1

Rekomendasi Penampil Synchronize Fest 2026 Hari Pertama: Reuni Geisha dengan Momo hingga Punk Sedjak Dini

Basuki Rachmat • 16 Oktober 2026 13:34
Ringkasnya gini..
  • Synchronize Fest 2026 menghadirkan lima pertunjukan spesial pada hari pertama, mulai dari reuni Geisha bersama Momo hingga Perunggu.
  • Geisha reuni bersama Momo dan Regina Poetiray lewat A Retrospective Journey di Synchronize Fest 2026 pada 16 Oktober.
  • Synchronize Fest 2026 merayakan regenerasi musik lewat Punk Sedjak Dini, pertunjukan dangdut 4 Sehat 5 Nampol, dan skena indie Bogor.
Jakarta: Synchronize Fest 2026 kembali merayakan keberagaman musik Indonesia melalui festival yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Tak hanya menyuguhkan penampilan musisi lintas genre dan generasi, festival tahunan ini juga menghadirkan sejumlah pertunjukan spesial dengan konsep dan daftar lagu yang dirancang khusus.

Pada hari pertama, Jumat, 16 Oktober 2026, pengunjung dapat menyaksikan beragam sajian istimewa, mulai dari Perunggu yang membawakan pertunjukan Dalam Dinamika, kolaborasi lintas generasi dalam Punk Sedjak Dini, hingga reuni Geisha bersama Momo. Selain itu, ada pula pertunjukan yang merayakan perkembangan musik dangdut dan regenerasi skena musik independen Bogor.  

Berikut lima pertunjukan spesial yang bisa Sobat Medcom nantikan pada hari pertama Synchronize Fest 2026:

1. Perunggu: Pertunjukan Dalam Dinamika


Band pulang kantor yang beranggotakan Maul Ibrahim pada vokal, Adam Adenan pada bass dan Ildo Hasman pada drum yang sudah tidak ngantor ini akan kembali ke panggung Synchronize Fest 2026. Penampilan Perunggu selalu dirasa seperti potongan cerita yang hidup, mengajak penonton untuk larut, bernyanyi, dan merasakan emosi yang sama; tentunya dengan hits-hits andalan mereka dari album Memorandum dan Dalam Dinamika seperti “Tapi”, “33x”, “Pastikan Riuh Akhiri Malammu” dan “Pikiran Yang Matang”.

Perunggu baru saja merayakan perilisan album “Dalam Dinamika” melalui sebuah tur mulai dari Jakarta, dan tiga kota lainnya yaitu: Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Secara khusus, penampilan Perunggu di Synchronize Fest akan menyajikan set khusus seperti halnya saat mereka tur yaitu “Pertunjukan Dalam Dinamika”.

2. Punk Sedjak Dini Bersama Sakinnah Mawaddah Warahmah dan Sukses Lancar Rejeki Didampingi Sukatani


Pertunjukan ini adalah sebuah konsep musik punk yang diajarkan sejak dini oleh punggawa musik punk masa kini.

Ditampilkan oleh grup musik Sakinah Mawaddah Warahmah yang merupakan band punk beranggotakan Zea yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) yang tampil bersama keluarganya yaitu Ayah, Ibu dan Pamannya dalam grup musik ini.

Sukses Lancar Rejeki yang merupakan band Punk SMA asal Bekasi yang belakangan populer melalui album Bisa Meledak.

Pertunjukan ini akan dipimpin oleh Sukatani yang merupakan seorang guru dan petani asal Purbalingga yang telah merilis Gelap Gempita.

Pertunjukan ini akan menjadi istimewa karena menghadirkan regenerasi punk masa kini dari usia muda hingga dewasa.
   

3. 4 Sehat 5 Nampol (Orkes Nunung Cs, Orkes Pensil Alis, Benang Kenur, Feel Koplo)


Merupakan pertunjukan retrospektif di bawah spektrum musik dangdut. Musik Dangdut sendiri adalah salah satu musik populer yang sangat dinamis mengikuti perkembangan zaman.

Sejak awal kemunculan musik dangdut di awal dekade 70an, hingga kini musik dangdut mengalami perkembangan yang signifikan, mulai dari orkes dangdut hingga koplo.

4 Sehat 5 Nampol adalah sebuah tajuk pertunjukan musik yang ditampilkan oleh Orkes Nunung Cs, Orkes Pensil Alis, Benang Kenur, hingga Feel Koplo di Synchronize Fest 2026.

4. Geisha: A Retrospective Journey 


Grup musik asal Pekanbaru, Geisha, dipastikan bakal kembali berkumpul reuni dalam sebuah pertunjukan spesial di Synchronize Festival 2026. Setelah sekian lama dipisahkan waktu dan jarak, Geisha akan mempertemukan kembali formasi lintas generasi mereka di hari pertama yang berlangsung pada 16 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Pertunjukan bertajuk A Retrospective Journey tersebut menjadi salah satu momen yang paling dinantikan karena menghadirkan dua vokalis Geisha dari era berbeda dalam satu panggung. Momo, vokalis awal Geisha, akan kembali bernyanyi bersama Regina Poetiray yang kini menjadi vokalis utama grup tersebut.

Kehadiran keduanya akan dilengkapi oleh para personel Geisha lainnya, yakni Roby, Aan, Dhan, dan Nard. Formasi lintas generasi ini menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk menyaksikan kembali perjalanan panjang Geisha dalam satu pertunjukan.

5. Satelit (Rrag, Starrducc, Telly Blue, The Basement Dry)


Terinspirasi dari julukan “Bogor Kota Satelit”, pertunjukan Satelit merupakan perayaan regenerasi skena musik indie pop kota Bogor yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Nama nama seperti The Jansen, Texpack, dan Swellow yang sebelumnya telah mengharumkan Kota Bogor kini perjalanan mereka diramaikan dengan generasi-generasi baru; Rrag, Starducc, Telly Blue, dan The Basement Dry yang akan membawakan pertunjukan Satelit pada panggung Synchronize Fest 2026.

Rrag merupakan band indie-rock yang telah merilis satu album studio Langit pada tahun 2025 dan EP Eter pada tahun 2019 silam. Starrducc merupakan grup musik indie pop asal Bogor, Indonesia, yang terbentuk akhir 2022 membawakan musik dengan nuansa jangly pop dan sentuhan jazz yang halus, Starrducc telah merilis 3 rangakaian EP; Starrduc, Starrducc II, dan Starrducc III.

Telly Blue unit Indie Rock/Grunge asal Bogor yang lahir dari komunitas skateboard yang telah merilis EP Demo Live berjudul This Discography is Crap, Odd, and Sucks pada tahun 2025. Serta The Basement Dry merupakan band indie-rock asal Bogor yang telah merilis EP bertajuk Statement pada tahun 2023 silam dan baru saja merilis dua single bertajuk “Miles” dan “Karam” pada 2025.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA