Poster film APEX Netflix (Dok. Netflix)
Poster film APEX Netflix (Dok. Netflix)

Diburu untuk Bertahan Hidup! Inilah Alasan Mengapa Film APEX Netflix Wajib Masuk Watchlist

Muhammad Syahrul Ramadhan • 28 April 2026 15:06
Ringkasnya gini..
  • Film ini memiliki plot mencekam, Sasha (Charlize Theron) diburu oleh psikopat (Taron Egerton) saat mendaki sendirian di hutan terpencil Australia.
  • Produksi dilakukan di lokasi ekstrem tanpa CGI. Theron melakukan panjat tebing sendiri hingga mengalami patah tulang jari kaki.
  • Dengan durasi 95 menit, 'Apex' menawarkan ketegangan intens tanpa alur yang bertele-tele.
Jakarta: Netflix kembali menggebrak dengan merilis film thriller orisinal terbaru berjudul APEX pada Jumat, 24 April 2026. Film ini bukan sekadar tontonan aksi biasa, melainkan sebuah drama psikologis mencekam yang mempertemukan aktris pemenang Oscar, Charlize Theron, dengan aktor Taron Egerton dalam sebuah permainan hidup dan mati.
 
Disutradarai oleh Baltasar Kormákur, APEX mengambil latar di Wandarra National Park, Australia, sebuah lokasi yang dikenal dengan medan alamnya yang liar dan tak kenal ampun.
 
Dibintangi oleh Charlize Theron dan Taron Egerton, film ini menghadirkan cerita survival yang menggabungkan aksi fisik ekstrem dengan tekanan psikologis yang dalam. Cerita berpusat pada Sasha, seorang pendaki gunung yang pergi ke alam liar Australia untuk menenangkan diri usai mengalami kehilangan yang traumatis.

Namun, alih-alih kedamaian, Sasha justru terjebak dalam mimpi buruk ketika ia menyadari dirinya telah menjadi target seorang pembunuh berantai bernama Ben (Egerton). Tanpa tempat aman untuk berlindung dan jauh dari peradaban, Sasha terjebak dalam permainan berburu yang kejam, di mana setiap langkah menjadi penentu antara hidup atau mati.
 
Ketegangan dalam APEX dibangun bukan hanya melalui aksi kejar-kejaran, tetapi juga trauma yang terus menghantui Sasha. Ia dipaksa menghadapi rasa takut, kelelahan fisik, hingga luka masa lalu dalam waktu bersamaan.
 
 
Di sisi lain, performa Taron Egerton sebagai antagonis memberikan warna baru. Karakter Ben hadir sebagai sosok yang tidak hanya berbahaya, tetapi juga sangat menikmati proses perburuan tersebut, menciptakan nuansa yang benar-benar mencekam. Performa Theron pun menjadi kekuatan utama, ia berhasil menampilkan karakter yang tangguh secara fisik namun tetap rapuh secara emosional.
 
Salah satu elemen yang membuat APEX terasa menonjol adalah pemanfaatan lanskap alam Australia sebagai bagian dari narasi. Hutan yang lebat, tebing curam, hingga aliran sungai yang dingin bukan sekadar latar belakang, melainkan tantangan nyata yang harus ditaklukkan Sasha untuk bertahan hidup.
 
Dengan durasi sekitar 1 jam 35 menit, film ini menyajikan alur yang padat tanpa banyak distraksi. Bagi Sobat Medcom yang menyukai genre cat-and-mouse di tengah alam liar, APEX sudah bisa disaksikan secara global di Netflix mulai 24 April 2026.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA