My French Film Festival (Foto: instagram)
My French Film Festival (Foto: instagram)

My French Film Festival 2022 Kembali Bisa Dinikmati di Indonesia

Hiburan film asing Klik Film
Elang Riki Yanuar • 27 Januari 2022 08:00
Jakarta: My French Film Festival kembali digelar tahun ini. Festival yang menghadirkan film-film Prancis ini berlangsung sejak 14 Januari hingga 14 Februari 2022.
 
Sama seperti tahun lalu, layanan streaming KlikFilm menjadi rekanan My French Film Festival di Indonesia. Sehingga penikmat film Tanah Air juga bisa menikmati sinema yang ada di My French Film Festival 2022.  
 
"Bisa mendapatkan kepercayaan menjadi mitra untuk My French Film Festival sebuah kebanggaan buat kami. Ini sebagai bentuk dedikasi kami untuk terus menghadirkan film-film terbaik di KlikFilm," kata Direktur KlikFilm, Frederica dalam keterangan tertulisnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahun ini, film di ajang My French Film Festival yang bisa disaksikan di KlikFilm yaitu, A L' Abordage!, Astralium, Cigarro De Miel, Erratum, Clamity, Dustin, Horacio, Haut Les, Hold Me Tight, Le Milieu De L' Horizon , Les Vilains, Love Hurts, hingga Indes Galantes.
 
Masih film lain seperti Lune, Malabar, Mido, Old School, Ourse, Omnibus, Oeir Pour Oeil, Teddy, Tesoro, Sous Le Ciel D'Alice, Une Vie Demente, The Demons Of Dorothy, dan Un Pays Qui Se Tient Sage yang sayang untuk dilewatkan.
 
Salah film yang mencuri perhatian adalah Omnibus. Film bergenre komedi arahan sutradara Sam Karmann ini berhasil mendapatkan Piala Oscar tahun 1993 untuk kategori film pendek terbaik. Film ini juga meraih Palme d'Or pada Festival Film Cannes 1992 untuk kategori film pendek.
 
Sementara film Le Milieu De L' Horizon karya sutradara Delphine Lehericey merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Roland Buti . Film ini seorang anak petani berusia 13 tahun yang tumbuh dewasa selama kekeringan di musim panas 1976. Masa kanak-kanaknya hancur tanpa henti saat desanya seperti mengalami akhir dunia, ladang ayahnya perlahan mengering, dan ibunya jatuh cinta pada seorang wanita di klub membaca.
 
Lalu ada Un Pays Qui Se Tient Sage. Ini merupakan film dokumenter asal Prancis di bawah arahan sutradara David Dufresne. Film ini mengangkat kisah kebrutalan yang dilakukan oleh pihak polisi Prancis. Film ini merekam kekerasan oleh negara saat kericuhan di Prancis dan menggambarkan bentrokan antara polisi dan demonstran selama gerakan rompi kuning.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif