Dibintangi oleh Hana Malasan, Jared Ali, dan Ibnu Jamil, film ini mengangkat cerita tentang konflik keluarga, pengorbanan yang sering kali tidak terlihat, serta perjuangan seseorang untuk bertahan di tengah hidup yang terasa semakin berat dan tidak adil.
Tidak hanya menyajikan drama keluarga yang emosional, Kupeluk Kamu Selamanya juga menghadirkan pesan tentang cinta, dukungan, dan proses saling memahami dalam hubungan antarmanusia.
Hana Malasan yang berperan sebagai Ibu Naya membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proyek tersebut. Menariknya, dalam film ini Hana berada dalam satu proyek bersama pasangannya, Sean Gelael. Kehadiran Sean sebagai produser eksekutif membuat pengalaman syuting terasa berbeda dan memunculkan rasa gugup yang lebih besar dari biasanya.
“Deg-degannya aku yang biasanya mungkin 100 persen, sekarang 200 persen karena tahu dia ada di dalam juga,” ungkap Hana sambil tertawa kecil.
Ia mengaku, keterlibatan Sean Gelael justru menambah rasa gugup sekaligus semangat tersendiri. Bukan hanya karena harus tampil maksimal sebagai aktris, tetapi juga karena ada keinginan untuk memberikan yang terbaik di depan orang terdekat.
“Tapi pastinya senang karena di sini merasa, aku punya pasangan yang sangat suportif juga yang mencintai apa yang aku cintai yaitu dunia film. Jadi rasanya bahagia, senang, dan pastinya jadi momen kita untuk belajar juga diskusi,” ujar Hana.
Bagi Hana, proyek ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang untuk saling memahami proses satu sama lain. Mereka dapat berbagi sudut pandang, berdiskusi soal karakter, bahkan saling memberi masukan selama proses syuting berlangsung.
“Pastinya ada tantangan, tapi tantangannya of course kita gimana caranya bisa hadapin dengan baik,” kata Hana.
Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya datang dari sisi akting, tetapi juga bagaimana menjaga profesionalitas saat bekerja bersama pasangan sendiri. Meski begitu, ia melihat hal tersebut sebagai pengalaman yang positif dan berharga.
“Ini juga jadi proses pembelajaran buat kita pribadi juga sih,” tutup Hana.
Lewat film ini, Hana merasa tidak hanya berkembang sebagai aktris, tetapi juga sebagai pribadi. Kupeluk Kamu Selamanya pun menjadi lebih dari sekadar karya film, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang akan selalu dikenang olehnya.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News