Video propaganda Amerika (Foto: twitter)
Video propaganda Amerika (Foto: twitter)

Amerika Pakai Klip Film Iron Man hingga Star Wars untuk Propaganda Serangan Iran

Elang Riki Yanuar • 07 Maret 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Gedung Putih mengunggah video propaganda perang dengan cuplikan film Hollywood untuk merayakan serangan AS dan Israel ke Iran.
  • Video propaganda White House menampilkan klip Iron Man, Gladiator, hingga Star Wars yang dipadukan dengan rekaman pengeboman di Iran.
  • Serangan udara AS-Israel dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Jakarta: Di tengah panasnya situasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran, Gedung Putih merilis video propaganda menggunakan potongan klip dari beberapa film Hollywood ternama. Video tersebut digunakan untuk merayakan pengeboman terbaru ini oleh AS dan Israel.
 
Kompilasi cuplikan film itu dijahit dengan rekaman drone yang menampilkan pengeboman di sejumlah titik wilayah Iran. Video propaganda itu kemudian diunggah di media sosial resmi White House.
 
"KEADILAN DENGAN CARA AMERIKA," tulis Gedung Putih via akun X @WhiteHouse, Jumat (6/3).


 
Video dibuka dengan klip Tony Stark (Robert Downey Jr.) dari film Iron Man 2 (2010) dan dilanjutkan dengan potongan lain dari film Gladiator (2000), Braveheart (1995), hingga Tom Cruise dalam seri Top Gun serta Tropic Thunder (2008). 
Unggahan itu juga menampilkan cuplikan dari John Wick, Superman, Transformers, Deadpool, Halo, hingga Breaking Bad, dan Star Wars.
 
Propaganda terbaru ini muncul setelah Kesha mengecam pemerintahan Donald Trump yang menggunakan lagu “Blow” untuk unggahan TikTok mereka. Video tersebut menampilkan jet yang menghancurkan kapal menggunakan rudal.

Dampak Serangan AS-Israel Terhadap Iran

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi Pemimpin Tertinggi mereka Ayatollah Ali Khamenei tewas pada 28 Februari kemarin. Serangan ini merupakan buntut dari kecaman Donald Trump terhadap pemerintahan keras ulama tersebut selama 37 tahun.
 
Khamenei meninggal dunia bersama puluhan anggota kepemimpinan Iran di kantor resminya pada dini hari gelombang pertama serangan terhadap Iran oleh angkatan udara AS dan Israel.
Trump pun memproyeksikan perang ini akan berlangsung selama empat hingga lima minggu. Pemerintah AS berjanji untuk melakukan "apa pun yang diperlukan”, termasuk membenarkan serangan sebagai tindakan yang diperlukan untuk menghancurkan kemampuan nuklir Iran.
 
Mereka juga melumpuhkan Angkatan Laut Iran, mencegah mereka memperoleh senjata nuklir, dan memastikan bahwa rezim tersebut tidak dapat mengerahkan pasukan di luar perbatasannya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA