Empat Serial Ramadan Pilihan
Ramadan Terakhir (Foto: LINE)

Jakarta: Bulan Ramadan punya beragam topik cerita, yang meski sebagian sama setiap tahun, tetapi tetap menarik untuk digali ulang dan direnungkan. Misalnya soal tantangan berpuasa seharian, keseruan ngabuburit, atau momen keluarga besar berkumpul. 

Serial televisi dan web tidak ketinggalan untuk ikut mengisahkan pernak-pernik tersebut ke panggung layar digital. Medcom.id memilih empat serial terbaru yang bisa menjadi pilihan tontonan untuk menemani momen Ramadan dan Lebaran ini. Ada yang dikemas sebagai komedi, ada pula drama serius.

1. Keluarga Badak

Sketsa komedi ini mengikuti kisah keluarga Badak alias Bachrudin-Dakhlia, dalam interaksi dengan Ucok anak tunggal mereka, asisten rumah tangga Baba, Pak RT, serta beberapa tetangga. Setiap episode, mereka menghadapi beragam hal dan masalah tentang puasa, seperti telat sahur, buka puasa, dan ngabuburit. 



Keluarga Badak diperankan oleh Reza Chandika, Gita Bhebhita, dan Frans. Lalu ada pemain pendukung seperti Andre Bailing, Hifdzi Khoir, dan beberapa bintang tamu. Serial diproduksi Space#  dengan tim kreatif pimpinan Irwan Chaidir dan Fara Gandi.

Episode pertama dirilis di YouTube pada 17 Mei 2018. Episode terbaru dirilis setiap hari pada pukul 5 sore selama Ramadan 2018. Tiap episode berdurasi 3-5 menit. 





2. Ramadan Terakhir

Empat mahasiswa perantau dengan karakter berbeda telah bersahabat tiga tahun dan tinggal satu kosan. Ada Ario, Bimo, Chandra, dan Didit. Tahun ini, mereka kembali menjalani Ramadan bersama. Dari mereka berempat, hanya Didit yang tampak paling rajin mengingatkan yang lain untuk ibadah. 

Sesuai judulnya, serial empat episode ini mengisahkan perjalanan mereka dalam tema, bagaimana jika tahun ini adalah Ramadan terakhirmu?

Serial ini diproduksi oleh Line Indonesia dan dirilis di YouTube. Episode pertama tayang sejak 18 Mei 2018. Episode terakhir atau keempat telah tayang sejak 8 Juni lalu. Setiap episode berdurasi 4-9 menit.





3. Cuma Disini

Cuma di Sini, ditulis sebagai Cuma Disini, berkisah tentang seorang pedagang kopi keliling bernama Supangat (Ence Bagus). Supangat punya ketiga istri, yang semuanya menggugat cerai karena gagal nafkah. Supangat mendorong hatinya untuk bisa melanjutkan hidup tanpa istrinya. 

Suatu ketika, Supangat menolong maling yang nyaris dibakar massa. Malangnya, dia justru ikut menanggung akibat lain. Maling itu meninggal di gerobak Supangat sebelum diserahkan pihak berwajib. Supangat harus berurusan dengan polisi. 

Serial televisi ini diproduksi oleh Citra Sinema untuk SCTV dan dipasarkan sebagai tayangan pengganti serial Para Pencari Tuhan yang telah memiliki 11 jilid. Erick Sawung menjadi sutradara dengan naskah garapan Wahyu H Sudarmo. Selain tayang di televisi, serial ini juga dirilis di kanal Vidio.com.




4. Kenapa Belum Nikah?

Serial ini memang tidak dipasarkan sebagai "tayangan Ramadhan", tetapi kisahnya punya tema yang akrab dengan momen kumpul keluarga saat Hari Raya Lebaran, yaitu pertanyaan tentang pernikahan. 

Serial ini menjadi semacam antologi karena setiap episode mengikuti subyek kisah berbeda. Episode pertama dirilis pada 24 Maret 2018 dan berkisah tentang Dara (Clara Bernadeth) yang beberapa kali gagal dalam hubungan asmara. 

Hingga kini, sudah ada empat episode yang disutradarai oleh Thaleb Wirachman Wahjudi. Setiap episode berdurasi kurang dari 30 menit dan tersedia di YouTube. Serial ini juga diproduksi oleh Space#. 



 





(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id