12:12: The Day (2023) (Foto: YouTube @Madman Films)
12:12: The Day (2023) (Foto: YouTube @Madman Films)

5 Film dan Drama Korea Terbaik tentang Perjuangan Demokrasi dan Keadilan

Elang Riki Yanuar • 04 Oktober 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Sinema Korea Selatan kerap merekam rekam jejak perjuangan demokrasi melalui kisah nyata gerakan mahasiswa, perlawanan rakyat, dan penegakan keadilan.
  • Lima karya populer menghadirkan gambaran utuh gejolak politik bangsa mulai dari Tragedi Gwangju 1980 hingga peristiwa kudeta militer yang menegangkan.
  • Tayangan inspiratif ini menjadi pengingat berharga bagi generasi muda akan pentingnya menjaga nilai kemanusiaan serta kebebasan sipil.
Jakarta: Sinema Korea Selatan menyimpan rekam jejak kelam perjuangan demokrasi, gerakan mahasiswa, dan penegakan keadilan sosial.

Karya-karya sinematik ini menjadi bukti nyata kekuatan seni dalam menjaga ingatan sejarah kolektif bangsa. Melalui narasi perjuangan tersebut, generasi mendatang terus diingatkan akan harga mahal dari sebuah demokrasi.

5 Film dan Drama Korea Terbaik tentang Perjuangan Demokrasi dan Keadilan

 

1. 1987: When the Day Comes (2017)

Disutradarai oleh Jang Joon-hwan, film berdurasi 129 menit yang rilis pada 27 Desember 2017 ini memboyong nama besar seperti Kim Yoon-seok, Ha Jung-woo, dan Kim Tae-ri, serta dapat disaksikan di Prime Video.

Mengambil latar Januari 1987 di Seoul, ceritanya berfokus pada tewasnya mahasiswa aktivis Park Jong-chul akibat penyiksaan polisi saat interogasi rezim otoriter. Penolakan jaksa untuk mengkremasi jenazah tanpa otopsi memicu keberanian jurnalis, sipir penjara, dan mahasiswa untuk membongkar kebohongan pemerintah hingga menyulut Gerakan Demokrasi Juni 1987.


(Sumber: YouTube @Rotten Tomatoes Indie)

2. A Taxi Driver (2017)

Film karya sutradara Jang Hoon yang rilis pada 2 Agustus 2017 ini dibintangi Song Kang-ho, Thomas Kretschmann, dan Ryu Jun-yeol, serta tayang di Netflix dan Prime Video. Mengambil tempat di Gwangju pada Mei 1980, ceritanya mengunduh kisah nyata Kim Sa-bok, seorang sopir taksi asal Seoul yang mengantar jurnalis Jerman Jürgen Hinzpeter menembus barikade militer.

Sa-bok yang semula tak peduli politik akhirnya mempertaruhkan nyawa membantu menyelundupkan rekaman dokumenter Pembantaian Gwangju demi membuka mata dunia atas aksi keji aparat tentara.


(Sumber: YouTube @Rotten Tomatoes Indie)
   

3. The Attorney (2013)

Disutradarai oleh Yang Woo-suk, film yang tayang di Viu ini rilis pada 18 Desember 2013 dengan jajaran pemain utama Song Kang-ho, Im Si-wan, dan Kim Young-ae. Berlatar tahun 1981 di Busan, alur film mengangkat Kasus Burim dan awal mula transformasi mantan Presiden Roh Moo-hyun dari pengacara pajak komersial menjadi pejuang hak asasi manusia.

Perubahan besar itu terjadi ketika ia memutuskan membela sekelompok mahasiswa yang ditangkap dan disiksa secara tak adil atas tuduhan palsu pembangkangan negara oleh rezim Chun Doo-hwan.


(Sumber: YouTube @Rotten Tomatoes Indie)

4. Youth of May (2021)

Serial 12 episode besutan sutradara Song Min-yeob ini tayang di KBS2 pada 3 Mei 2021 dan diperankan oleh Lee Do-hyun, Go Min-si, serta Lee Sang-yi, yang kini bisa ditonton di Viu, Netflix, dan Prime Video. Berlokasi di Gwangju pada Mei 1980, drama ini menyoroti takdir cinta antara Hwang Hee-tae, seorang mahasiswa kedokteran, dan Kim Myung-hee, seorang perawat yang bercita-cita kuliah di luar negeri.

Di tengah gelombang aktivisme kampus dan tembakan aksi penindasan militer, keduanya terpaksa mengesampingkan impian pribadi demi merawat para korban luka di garis depan pertempuran.


(Sumber: YouTube @OnlyKdrama)

5. 12:12: The Day (2023)

Film aksi sejarah garapan sutradara Kim Sung-su ini meluncur di layar lebar pada 22 November 2023 dengan bintang Hwang Jung-min dan Jung Woo-sung, serta tersedia di Viu dan Catchplay+.

Mengambil latar sembilan jam di Seoul pada 12 Desember 1979, film ini merekonstruksi peristiwa kudeta militer pimpinan Jenderal Chun Doo-gwang pasca-pembunuhan Presiden Park Chung-hee. Konflik menegangkan pecah di jalanan saat Komandan Lee Tae-shin mengerahkan pasukan yang setia demi mempertahankan konstitusi negara dari ancaman cengkeraman kekuasaan otoriter yang baru.


(Sumber: YouTube @Madman Films)



(Dinda Intan Ramadhani)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA