Jumpa pers Max Pictures terkait iklan Dilon 2019 (Foto: Medcom/Mardinal Afif)
Jumpa pers Max Pictures terkait iklan Dilon 2019 (Foto: Medcom/Mardinal Afif)

Isi Surat Terbuka Max Pictures untuk Presiden Jokowi Terkait Iklan Dilon 2019

Hiburan Film Dilan 1991
12 Maret 2019 20:08
Jakarta: PT Max Kreatif Internasional (Max Pictures) mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf untuk meminta perlindungan terhadap film Dilan. Surat itu ditulis terkait iklan berjudul Dilon 2019 yang dibuat pusat perbelanjaan daring Shopee.
 
Selaku pemilik hak cipta, Max Pictures menganggap Shopee mendompleng popularitas film Dilan 1991. Dalam iklan Dilon 2019, Shopee menampilkan pasangan yang menirukan karakter Dilan dan Milea di film Dilan.
 
Max Pictures menyebut Shopee tidak memiliki izin untuk menggunakan karakter Dilan dan Milea dalam iklannya. Mereka juga meminta agar pihak Shopee diberikan tindakan secara tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami merasa sudah ada itikad dari Shopee untuk mengambil untung dari hype film yang sudah kami produksi," kata Produser Max Pictures, Ody Mulya Hidayat pada jumpa pers di F-KTV Alegro Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (12/3/2019).
 
Berikut surat terbuka Max Pictures kepada Presiden Jokowi dan Bekraf:
 
SURAT TERBUKA KEPADA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DAN BAPAK KEPALA BEKRAF
 
Yang terhormat Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dan Bapak Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf),
 
Dalam 3 minggu terakhir, telah beredar sebuah video iklan dari Shopee yang berjudul Dilon 2019. Pada video tersebut, terdapat sangat banyak kemiripan dengan atribut khas dari seri film Dilan, yang bagiaa ke-duanya (berjudul Dilan 1991) sekarang masih tayang di bioskop-bioskop tanah air. Bahkan sampai ke bentuk font yang digunakan untuk penulisan judul dalam video iklan tersebut juga sangat mirip dengan yang digunakan pada seri film Dilan. Dari mata awam pun, akan dapat jelas menghubungkan bahwa atribut khas pada video iklan Dilon 2019 adalah didasarkan pada seri film Dilan.
 
Sebagai pemilik sah dari Hak Cipta atas seri film Dilan, kami dari Max Pictures hendak meminta perlindungan akan Hak Cipta tersebut terhadap penggunaan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang seperti yang telah dilakukan Shopee. Adapun pemakaian atribut khas yang sangat mirip tersebut dilakukan tanpa ijin ataupun persetujuan dari Max Picures.
 
Kami sangat menyayangkan bahwa perusahaan internaisonal sekelas Shopee yang dapat mengontrak sebuah group KPop ternama, malah memilih untuk tidak menghargai Hak Cipta milik anak bangsa Indonesia untuk materi iklannya. Untuk itu, kami mengimbau agar Shopee ditindak secara tegas agar tidak memberi peluang kepada kejadian sejenis ini untuk terulang kembali terhadap pemilik-pemilik Hak Cipta lainnya di Indonesia.
 
Demikian surat terbuka Ini kami tulis, dan atas perhatiannya, kamu ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
 
Jakarta, 12 Maret 2019

 
Film Dilan 1991 sendiri saat ini sedang tayang di bioskop. Sejak ditayangkan pada 28 Februari 2019, film garapan Fajar Bustomi dan Pidi Baiq ini sudah meraih 4,5 juta penonton. Film pertamanya, Dilan 1990 mampu meraih 6,2 juta penonton.
 
(Mardinal Afif)
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif