Jakarta: Shinta Bachir rela menahan rasa sakit saat menjalani proses syuting serial WeTV Original Sleeping With The Enemy. Demi menghidupkan karakter Livia, Shinta tetap mengenakan sepatu hak tinggi meski merasa tidak nyaman.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu tantangan baru bagi Shinta dalam perjalanan kariernya. Setelah bertahun-tahun dikenal melalui sejumlah sinetron stripping, Shinta akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjajal dunia serial melalui proyek garapan sutradara Rizal Mantovani tersebut.
Bukan hanya soal karakter dan tuntutan penampilan, keterlibatan dalam Sleeping With The Enemy juga menjadi pengalaman istimewa bagi Shinta karena bisa beradu akting dengan Cinta Laura Kiehl.
"Ini karena pengalaman yang seru buat aku, karena pengalaman pertama kali series dan dimainkan sama Cinta Laura. Siapa sih artis yang enggak pengin main sama Cinta Laura," kata Shinta Bachir di Jakarta.
Shinta dipercaya memerankan Livia Sastranegara yang merupakan istri seorang penguasa sekaligus ibu dari tokoh yang diperankan Anthony Xie.
Peran Livia mengharuskan Shinta menghadirkan sosok perempuan yang selalu menjaga citra dan penampilannya. Dia harus terlihat cantik, elegan, serta terbiasa dengan kehidupan serba mewah.
"Ya memerankan seorang ibu dan menjadi seorang istri dari orang yang penguasa, tahu sendiri berarti harus membangun karakter yang harus cantik, harus elegan gitu," ucapnya.
Tuntutan tersebut tidak hanya berhenti pada cara Shinta membawakan karakter di depan kamera. Kostum, aksesori, hingga alas kaki yang digunakan juga harus mendukung gambaran kehidupan mewah seorang Livia.
Shinta bahkan membawa sejumlah koleksi barang bermerek miliknya sendiri untuk menunjang penampilan selama proses produksi. Menurut dia, detail penampilan menjadi bagian penting agar karakter yang dimainkan terlihat meyakinkan.
Salah satu tantangan yang paling terasa adalah penggunaan sepatu hak tinggi. Meski membuat kakinya sakit, Shinta tetap berusaha mengenakannya demi mempertahankan penampilan elegan yang dibutuhkan karakter Livia.
"Nah, kemarin itu juga untuk menunjang penampilan seorang Livia, jadi apa yang aku punya aku bawa sendiri gitu. Walaupun sakit-sakit ya sepatunya gitu, sepatunya sakit-sakit aku paksain pakai gitu. Ya Yang penting kan cantik dan penampilannya tuh mendukung, sesuai," sambungnya.
Selain tantangan fisik, Shinta juga sempat menghadapi situasi yang cukup membuat gugup ketika pertama kali bergabung dengan produksi Sleeping With The Enemy.
Dia mengungkapkan bahwa dirinya baru bergabung menjelang proses syuting dimulai. Akibatnya, Shinta tidak memiliki banyak kesempatan untuk mengikuti reading bersama para pemain lain dan mengenal rekan-rekan kerjanya terlebih dahulu.
"Aku tuh last minute gabungnya. Jadi besok syuting tuh baru aku datang, jadi aku enggak kenal sama yang lain gitu. Pas nyampai lokasi pertama, 'Aduh, gimana ya orang-orangnya?' Ternyata orang-orangnya asyik semua," jelasnya.
Serial ini mengikuti perjalanan Aruna Wirawan yang kembali dengan identitas baru sebagai Clara Aveline von Morgenstern setelah kehilangan segalanya akibat jebakan keluarga Sastranegara. Misi balas dendam yang disusun selama bertahun-tahun mulai menghadapi persoalan ketika perasaan cinta muncul di tengah rencana tersebut.
Selain Shinta Bachir, serial ini menghadirkan Cinta Laura Kiehl sebagai Aruna Wirawan sekaligus Clara Aveline von Morgenstern, Anthony Xie sebagai Revan Sastranegara, dan Randy Martin sebagai Adrian.
Jajaran pemain lainnya meliputi Ersya Aurelia sebagai Sheryl Sastranegara, Max Metino sebagai Wirya Sastranegara, Mike Ethan sebagai Gio, Putri Patricia sebagai Rosa, Aruma Khadijah sebagai Ellie, Karan Sukarno Walia sebagai Dharma, serta Soraya Rasyid sebagai Fanda. Serial ini juga melibatkan Karenina Anderson.
Sleeping With The Enemy merupakan serial bergenre mystery-thriller garapan Rizal Mantovani dengan Rocky Soraya sebagai produser. Serial yang terdiri dari 10 episode ini dijadwalkan tayang eksklusif di WeTV mulai 13 November 2026.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan