Fokus film bercerita tentang Galang (Bhisma Mulia) seorang pemuda yang terlahir dari keluarga miskin, yang mendambakan seorang gadis cantik bernama Resti (Sahila Hisyam). Penolakan dari keluarga Resti membuat Galang harus berputar otak bagaimana caranya mendapatkan hati dari orang tua Resti, meski cara yang dilakukan melalui pesugihan.
Pemuda yang telah kehilangan ayahnya ini kemudian mendatangi Ki Randu (Egi Fedly) untuk melakukan ritual pesugihan. Semua ini dilakukan Galang demi mendapat harta yang banyak untuk bisa menikahi pujaan hatinya Resti.
Galang kemudian dikenalkan dengan sosok Eyang Danyang, sosok hantu berambut panjang dengan wajah gelap ini dapat mengabulkan keinginan Galang. Ritual itupun dilakukan Galang demi mendapatkan banyak harta.
| Baca juga: Film Danyang: Mahar Tukar Nyawa Tayang di 11 Negara |
Film dengan produser Rofiq Ashari dan Abu Rizal Biladina ini dibuka dengan alur yang tidak begitu cepat, penonton dibuat memahami jalan cerita secara perlahan, tanpa adanya jumpscare yang berlebihan. Bahkan hingga akhir film ini sosok Danyang tidak begitu banyak diperlihatkan.
Perjanjian Galang dengan sosok Eyang Dayang membuat nyama Resti terancam. Bukan cuma itu pada peristiwa sebelumnya, banyak warga desa yang meninggal tidak wajar karena terikat dengan sosok Eyang Danyang.
Setelah harta didapat dari ritual yang dilakukan, Galang kemudian menikahi Resti. Keluarga mereka berjalan bahagia pada awalnya, semua berubah saat sosok DaNyang mulai meneror orang-orang yang ikut menikmati kekayaan Galang.
Mengetahui anaknya dalam bahaya, Dasmi (Wulan Guritno) sebagai seorang ibu secara naluria berupaya untuk menukar tumbal demi melindungi anaknya dari ikatan Danyang. Bukan cuma Dasmi, Galang pun demikian, dia juga berupaya agar sang pujaan hati tidak dijadikan tumbal atas pesugihan yang telah dia lakukan, meski harus melakukan hal yang tidak terpuji bersama Dasmi, ibu dari pujahan hatinya.
Selain mengangkat cerita tentang pesugihan dan tukar tumbal, film ini sarat dengan nilai moral. Keputusan Galang melakukan pesugihan yang awalnya untuk mendapat restu dari keluarga Resti, justru malah membawa petaka bagi keluarganya sendiri. Disini penonton dibuat untuk merenungi bahwa setiap keputusan yang diambil akan berdampak pada kehidupan mendatang.
Selain pemeran yang disebutkan diatas, film Danyang: Mahar Tukar Nyawa juga diperankan oleh Agla Artalidia, Renda Bagus Pamungkas, Eduwart Manalu, Ingrid Widjanarko, Jeriko Jeffry, Rian Ekky Pradipta, dan masih banyak lagi.
Film Danyang: Mahar Tukar Nyawa dapat ditonton di bioskop kesayangan anda pada 7 November 2024 mendatang. Selain bioskop tanah air, film ini juga akan diputar di 10 negara lainnya. Hal ini sebagai wujud dari Castle Film Production untuk memperkenalkan horor lokal yang memiliki budaya kuat, untuk diperkenalkan di kanca Internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News