Peluncuran AFI 2016 (Foto: metrotvnews/Putu)
Peluncuran AFI 2016 (Foto: metrotvnews/Putu)

Perbedaan Apresiasi Film Indonesia dan FFI

Putu Radar Bahurekso • 10 Juni 2016 19:07
medcom.id, Jakarta: Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 akan kembali diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film).
 
Selain AFI, bentuk apresiasi terhadap dunia perfilman Indonesia juga ada Festival Film Indonesia (FFI) yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Namun, ada perbedaan dalam dua penghargaan tersebut.
 
Apresiasi Film Indonesia dianggap memiliki posisi sendiri. Kriteria penilaiannya tidak semata-mata berdasarkan kualitas teknis sebuah film serta jumlah penonton. Tapi lebih ke nilai-nilai yang terkandung dalam film tersebut.

Apresiasi Film Indonesia lebih menekankan pada komunitas film, pesan dari film itu sendiri, dan lebih menekankan pada nilai budaya, kearifan lokal, dan pembangunan karakter bangsa. Berbeda dengan Festival Film Indonesia yang lebih menekankan kepada kemampuan setiap individu yang terlibat dalam sebuah film.
 
"Mesti dibedain antara AFI dan FFI. Kalau AFI adalah bagaimana kita mengapresiasikan film sebagai suatu entitas yang utuh. Artinya, apakah di dalamnya terkandung nilai moral, atau kearifan lokal. Kalau FFI lebih melihat kepada teknik individunya, tentu pesan-pesan moral juga ada, tapi lebih kepada teknik,” jelas Donny Damara, ketua panitia pelaksana AFI 2016, saat diwawancara di Kemendikbud RI, Jakarta, Jumat (10/06/2016).
 
"Makanya kalau di FFI ada penghargaan seperti aktor terbaik dan sutradara terbaik. Secara bentuk juga kalau FFI lebih seperti awarding,” lanjut Donny Damara.
 
Melalui AFI 2016 ini juga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Anies Baswedan berharap bisa lebih mendekatkan masyarakat dan karya film.
 
“Melalui AFI 2016 ini kita juga ingin masyarakat Sulawesi Utara dan juga terutama masyarakat Indonesia secara umum untuk bisa lebih dekat dengan karya film,” ucap Anies Baswedan.
 
Malam Puncak AFI 2016 akan diadakan di Manado, Sulawesi Utara pada 8 Oktober 2016.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA