Putri Marino (Foto: Instagram @putrimarino)
Putri Marino (Foto: Instagram @putrimarino)

Putri Marino Masuk Nominasi Best Performance SGIFF 2026 Lewat Empat Musim Pertiwi

Agustinus Shindu Alpito • 13 Oktober 2026 14:24
Ringkasnya gini..
  • Aktris Putri Marino kembali menorehkan prestasi di kancah perfilman internasional.
  • Ia masuk nominasi kategori Best Performance dalam Singapore International Film Festival (SGIFF)
  • Putri Marino kembali mendapat pengakuan atas penampilannya dalam film yang membawa isu perempuan sebagai salah satu fokus utama cerita.

JAKARTA: Aktris Putri Marino kembali menorehkan prestasi di kancah perfilman internasional. Ia masuk nominasi kategori Best Performance dalam Singapore International Film Festival (SGIFF) 2026 berkat penampilannya dalam film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini.

Film tersebut sebelumnya mendapat sambutan positif saat ditayangkan di Busan International Film Festival (BIFF) 2026. Kini, film yang mengangkat kisah tentang harapan dan kekuatan perempuan itu telah tayang di bioskop Indonesia sejak 8 Oktober 2026.

Selain nominasi di SGIFF 2026, Putri juga menerima penghargaan Face of Asia Awards dari majalah Marie Claire Korea Selatan. Penghargaan tersebut diselenggarakan bersamaan dengan BIFF 2026.

Putri Marino Dalami Karakter Perempuan

Dalam Empat Musim Pertiwi, Putri Marino memerankan Pertiwi, seorang perempuan yang menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupannya. Melalui karakter tersebut, Putri menemukan pemahaman baru mengenai kekuatan yang dapat tumbuh dari diri sendiri maupun dukungan orang-orang di sekitarnya.

“Melihat betapa kuatnya Pertiwi dan juga rapuhnya Pertiwi, tapi dia juga bisa menjadi kekuatan untuk orang-orang di sekitarnya. Dan orang-orang di sekitarnya yang juga rapuh, yang juga mengalami ketidakadilan, bisa menjadi kekuatan juga untuk Pertiwi,” ujar Putri Marino dalam keterangan resmi pada Minggu, 11 Oktober 2026.

 

Empat Musim Pertiwi Angkat Kekuatan Perempuan

Film ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah insan perfilman Indonesia. Aktor Reza Rahadian menilai Empat Musim Pertiwi memiliki beragam lapisan cerita yang menyoroti kekuatan perempuan dari berbagai perspektif.

“Film yang indah dan kuat. Film ini berbicara banyak tentang kekuatan perempuan dari berbagai macam lapisan, perspektif seorang ibu, perspektif seseorang yang mungkin dianggap orang yang aneh atau bahkan mereka yang tidak diterima di masyarakat,” kata Reza.

Produksi Kolaborasi Enam Negara

Empat Musim Pertiwi ditulis dan disutradarai oleh Kamila Andini, dengan Ifa Isfansyah sebagai produser. Film ini merupakan hasil kolaborasi enam negara, yakni Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia.

Kehadiran film ini di berbagai festival internasional memperluas perjalanan sinema Indonesia di panggung global. Dengan nominasi Best Performance di SGIFF 2026, Putri Marino kembali mendapat pengakuan atas penampilannya dalam film yang membawa isu perempuan sebagai salah satu fokus utama cerita.

Film Empat Musim Pertiwi saat ini dapat disaksikan di bioskop Indonesia.

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA