Titien Wattimena. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Titien Wattimena. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Titien Wattimena Dukung Program Pelatihan Naskah Netflix dan Kemendikbud

Hiburan film indonesia
Cecylia Rura • 14 Januari 2020 18:13
Jakarta: Penulis naskah Titien Wattimena ikut senang mendengar kabar kerjasama antara Netflix dan Kemendibud RI dalam mendukung potensi penulis naskah di Indonesia.
 
"Pertama kali dengar senang banget. Menurut aku, pihak kementerian tahu memang basic yang harus dibenahi, diperpanjang memang skenario. Enggak surprise ketika dia memilih untuk fokus awalnya di penulis skenario," kata Titien Wattimena di Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Kemendikbud dan Netflix mengumumkN kerjasama untuk mengirim 15 penulis terpilih dari Indonesia ke markas Netflix di California. Pihak Nerflix berkomitmen dengan investasi 1 juta dolar AS afau sekitar Rp14 miliar. Titien sepakat, penulis naskah memiliki tanggung jawab terhadap skenario karena menjadi pondasi kuat sebuah cerita yang solid.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jantung sebuah film kan skenario. Blue print-nya adalah skenario. Jadi memang tugas penulis skenario menciptakan kerangka, pondasi buat filmnya. Di situ peran penulis skenario sangat besar menurut aku untuk sebuah film," kata Titien.
 
Kekurangan tenaga kerja di bidang perfilman belakangan sempat menjadi perbincangan. Sebagai penulis skenario, Titien Wattimena tak melihat kekurangan secara jumlah. Perlu ada rasa percaya terhadap para penulis skenario baru.
 
"Sebenarnya kalau di sisi penulis skenario kita punya cukup banyak penulis skenario. Kita menghindari kata kekurangan tapi lebih ke masalah kepercayaan produser kepada penulis skenario yang baru-baru. Memang harus diusahakan untuk merebut kepercayaan itu. Kalau secara jumlah kita tidak kekurangan," ungkapnya.
 
Sepak terjang Titien Wattimena telah lebih dari 10 tahun di bidang penulisan skenario. Sejumlah film yang ditangani yakni Badai Pasti Berlalu (2007), D'Bijis (2007), Love in Perth (2010), Aruna & Lidahnya (2018), hingga Toko Barang Mantan (2020).
 


 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif