Film mendebarkan itu diadaptasi dari kisah nyata tentang penyelamatan paling berani dalam sejarah US Coast Guard. Kisah yang ditulis dalam buku dengan judul sama itu sukses menyedot perhatian, karena mampu menghadirkan cerita “superhero” dalam kehidupan nyata.
The Finest Hours disutradarai oleh Craig Gillespie dan dibintangi oleh Chris Pine, Casey Affleck, Ben Foster dan Eric Bana.
Dari rilis pers yang diterima Metrotvnews.com, pihak rumah produksi The Walt Disney Studios membeberkan tujuh fakta menarik di balik pembuatan film The Finest Hour.
1. Model kencan masa lalu
Dalam film tersebut, Miriam (Holliday Grainger) dan Bernie (Chris Pane) kencan melalui perantara operator telepon. Pada masa itu, kencan seperti lewat telepon operator adalah hal lumrah.
2. Tugas wajar yang luar biasa
Para kru tidak pernah menceritakan kisah penyelamatan heroik itu. Beberapa dari keluarga para penjaga pantai dalam misi penyelamatan Pendelto, baru mengetahui cerita keberanian mereka saat buku The Finest Hours diterbitkan pada 2009. Bagi mereka, misi itu hanyalah salah satu tugas yang harus dituntaskan.
3. Tanpa seragam
Pada tahun 1952, para penjaga pantai tidak punya seragam resmi, dan mengenakan pakaian berburu atau pakaian untuk memancing.
4. Syuting yang dingin
Meski syuting dilakukan di tengah musim dingin, Casey Affleck tidak mengenakan penghangat. Padahal, dia harus menjalani banyak adegan di air.
5. Badai
Ketika sedang syuting di dermaga pelabuhan Chatham, para kru The Finest Hours dihantam badai, walau tidak sekencang badai pada 1952.
6. Tangki air
Sesi latihan para aktor dilakukan di sebuah tangki air yang dilengkapi menara hujan, serta kipas berkekuatan 200 tenaga kuda yang meniupkan angin dan salju guna memberi pengalaman merasakan badai.
7. Ingin jadi guru
Dalam sesi wawancara dengan Mrs. Kathy King, Casey Affleck mengaku bercita-cita jadi guru. "Ibu saya dulu adalah seorang guru dan saya senang bekerja dengan anak-anak," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News