(kiri-kanan) Lala Timothy, Timo Tjahjanto, Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
(kiri-kanan) Lala Timothy, Timo Tjahjanto, Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Timo Tjahjanto: Netflix adalah Jembatan

Cecylia Rura • 09 Januari 2020 21:08
Jakarta: Sutradara Timo Tjahjanto ikut bersyukur kehadiran Netflix mendukung pertumbuhan perfilman Indonesia. Dia ikut bangga ketika karyanya The Night Comes for Us (TNCFU) menjadi original series Netflix pertama dari Indonesia di Asia.
 
"Pas bikin The Night Comes for Us. Saya merasakan Netflix bantu saya terekspose ke internasional filmnya. Saya bangga banget ketika lihat Garuda di Dadaku, Aruna dan Lidahnya, Cek Toko Sebelah, Wu Assassins, orang Indonesia akhirnya dilihat di luar," kata Timo di Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.
 
Timo menilai, menjadi kewajiban sineas Indonesia yang tengah bertumbuh untuk menembus pasar internasional. Platform video on demand seperti Netflix dikatakan sebagai cara instan untuk dikenal internasional.

"Netflix adalah salah satu tulang punggung yang terjadi pada saya. Merambah ke film yang diakuisisi Netflix. Netflix sebuah jembatan talent kita menuju ke dunia luar," kata Timo.
 
Streaming video on demand dirasa sangat membantu sineas dalam market film. Timo kembali memaparkan, perfilman Indonesia terbilang besar dan berpotensi untuk bisa dikenal lebih luas melalui distribusi internasional.
 
"Kehadiran OTT buka jalan, apa lagi dari negara kita yang bisa kita offer secara sinema," kata Timo.
 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA