Menanggapi spekulasi tersebut, Cynthia Erivo akhirnya buka suara dalam wawancara terbarunya bersama Variety. Pemeran Elphaba itu mengenang masa promosi intens untuk Wicked yang dimulai sejak perilisan film pertama pada November 2024 hingga sekuelnya, Wicked: For Good, yang tayang pada November 2025.
Dalam wawancara tersebut, Cynthia mengakui bahwa rangkaian promosi film garapan sutradara Jon M. Chu itu sempat membuat dirinya dan Ariana mengalami kelelahan fisik maupun mental.
"Aku rasa orang-orang tidak percaya kalau kami beneran berteman," ujar Cynthia Erivo, dikutip dari Variety pada Jumat, 29 Mei 2026.
Aktris berusia 39 tahun itu kemudian menegaskan bahwa hubungannya dengan Ariana memang sangat dekat di kehidupan nyata. Cynthia bahkan menyebut Ariana hampir selalu berkomunikasi dengannya setiap hari via chat.
Fakta lain mengenai kedekatan mereka juga sempat diungkap Cynthia dalam buku memoarnya yang bertajuk Simply More: A Book for Anyone Who Has Been Told They're Too Much yang dirilis pada November 2025.
Dalam buku tersebut, Cynthia menceritakan bahwa dirinya dan Ariana sempat membuat “perjanjian” khusus bahkan sebelum proses syuting dimulai. Keduanya berjanji untuk saling menjaga dan mendukung selama menjalani proses produksi film yang panjang dan melelahkan.
Bagi Cynthia, anggapan publik yang menyebut hubungan mereka hanya gimmick muncul karena banyak orang belum benar-benar mengenal kepribadiannya.
"Orang-orang nggak tahu sifat asli aku. Kalau aku berteman sama orang, aku bakal totalitas. Kalau nggak, nggak bakal sok dekat," tegas Cynthia.
Selama menjalani promosi intensif untuk film arahan sutradara Jon M. Chu tersebut, Cynthia mengaku sudah berkomitmen dengan Ariana Grande untuk selalu saling jaga.
Menghadapi tudingan netizen yang gemar menganalisis gestur tubuh mereka di depan kamera dan menyebutnya sebagai akting, Cynthia memberikan sindiran yang cukup pedas. Ia merasa geli melihat banyaknya orang yang merasa paling tahu tentang dinamika hubungan pribadinya dengan Ariana Grande.
"Menarik melihat bagaimana persepsi orang-orang dibanding kenyataan yang sebenarnya," tuturnya.
"Banyak 'psikolog dadakan' yang cuma duduk di rumah, menganalisis siapa kami, apa yang lagi kami lalui, apa yang kami lakukan, dan kenapa kami begitu," tutup Cynthia Erivo.
​Meski rangkaian proyek adaptasi Universal Pictures ini sempat membuatnya mengalami kelelahan mental, Cynthia tetap bersyukur. Baginya, dipertemukan dengan Ariana Grande lewat karakter Elphaba dan Glinda telah mengubah jalan hidupnya menjadi jauh lebih indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News