Max Pictures Anggap Gugatan Penulis Asli Benyamin Biang Kerok Salah Alamat

Cecylia Rura 08 Agustus 2018 19:48 WIB
film benyamin biang kerok
Max Pictures Anggap Gugatan Penulis Asli Benyamin Biang Kerok Salah Alamat
Atep Kuswara. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jakarta: Atep Kuswara, kuasa hukum untuk Ody Mulya Hidayat dari MAX Pictures memaparkan pangkal perkara berawal pada gugatan salah alamat yang dilayangkan Syamsul Fuad, penulis cerita asli Benyamin Biang Kerok dan karakter Pengki. Falcon diketahui sebagai pihak kesekian setelah N.V. Harapan Film dan PT Layar Cipta yang membeli hak edar cerita Benyamin Biang Kerok.

"Penggugat ini harusnya melakukan gugatan kepada pihak pertama sekali, yang mengalihkan bukan kami. Makanya kami eksepsi dengan kurang pihak. Harusnya ada pihak lain yang tergugat, satu lah sebut saja," jelas Atep di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 8 Agustus 2018.

Selain itu, perkara terletak pada soal peredaran hak cipta dan hak edar. Pihak Syamsul mengklaim tidak pernah menyatakan menjual hak cipta, hanya berupa hak edar. Sementara pihak MAX dan Falcon menganggap itu hanya persepsi.


"Itu persepsi, itu pendapat. Artinya bukan cuma mereka saja yang boleh berpendapat. Siapa pun, Anda pun boleh berpendapat. Sementara bagaimana cara menguji ini? Pendapat mana yang benar? Jadi pengujiannya adalah di pengadilan," kata Atep.

Perkara Syamsul dan pihak rumah produksi Benyamin Biang Kerok rilisan 2018 terus bergulir. Syamsul menggugat pihak MAX dan Falcon Pictures atas hak cipta Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung meminta ganti rugi materiil total Rp10 miliar.

Sementara pihak Ody Multa Hidayat dari MAX Pictures menggugat balik lantaran pemberitaan soal hak cipta Benyamin Biang Kerok menyebabkan rumah produksi gagal mencapai target 6 juta penonton. Max Pictures awalnya mengajukan gugatan sebesar Rp50 miliar, tapi di tengah persidangan mereka menurunkan nilai gugatan menjadi Rp10 miliar.

Sidang putusan terkait gugatan Syamsul Fuad terhadap MAX dan Falcon Pictures akan berlangsung pada 29 Agustus 2018. Sementara sidang duplik, terkait gugatan Ody Mulya Hidayat dari MAX Pictures terhadap Syamsul dilangsungkan pada 15 Agustus 2018.



 



(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id