Bioskop di Amerika (Foto: gettyimages)
Bioskop di Amerika (Foto: gettyimages)

Apakah Bioskop Harus Tetap Buka saat Korona Mewabah?

Hiburan film bioskop
Cecylia Rura • 12 Maret 2020 16:20
Jakarta: Amerika Serikat tampaknya terbagi dalam dua kelompok menghadapi persebaran Covid-19 atau virus korona. Meski, saat ini dilaporkan bioskop di Negeri Paman Sam itu tetap terbuka.
 
Melansir Hollywood Reporter, 38 persen orang dewasa Amerika Serikat mendukung kebijakan menutup sementara bioskop untuk menghindari penyebaran Covid-19. Survei tersebut dilakukan pada 5-7 Maret dengan sampel 2.200 orang dewasa.
 
Sementara itu, 44 persen menyatakan tak setuju tentang rencana kebijakan menutup bioskop. Setidaknya ada 41 ribu lebih bioskop di Amerika Serikat masih terbuka, dengan seribu orang yang berkumpul menuntut untuk penundaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebaran Covid-19 berdampak terhadap saham bioskop rantai utama di Amerika Serikat yakni AMC, IMAX, serta pemilik Regal Cineworld. Saham mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan sejak merebaknya Covid-19. Sejumlah responden juga mendukung kebijakan penundaan sejumlah premiere film.
 
Meski beberapa di antaranya keukeuh pada tanggal rilis film semula, beberapa film mengundur jadwal mereka seperti MGM untuk James Bond terbaru No Time To Die berpindah dari 10 April ke 25 November, STX memindahkan film komedi My Spy dari 13 Maret ke 17 April, Sony dengan Peter Rabbit 2: The Runaway dari 3 April ke 7 Agustus. Sebanyak 43 persen orang dewasa setuju dengan penundaan perilisan film James Bond: No Time To Die.
 
40 persen dalam survei yang dilakukan Hollywood Reporter juga sepakat rantai bioskop harus menunda sebagai bentuk pertanggungjawaban mengurangi penyebaran Covid-19. The National Association of Theatre Owners (NATO), Asosiasi National Pemilik Teater, kelompok dagang yang melobi para peserta menanggapi komentar survei tersebut.
 
NATO berjanji untuk memindahkan pertemuan rutin di Las Vegas, Cinema Con, yang semula diadakan 30 Maret menjadi 2 April sebagai langkah sanitasi dan meningkatkan kesehatan publik.  
Dampak penyebaran masif korona, nyaris 70 ribu bioskop di Cina ditutup sejak awal Januari sebagai dampak penyebaran masif Covid-19. Langkah ini pun telah diikuti pemerintah Italia sejak 8 Maret kemarin setelah box office mengalami penurunan tajam.
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif