Konferensi pers perilisan film dokumenter The Longest Dream, No Dream is Too Far. No Wait is Too Long. (Foto: Instagram @timnasindonesia)
Konferensi pers perilisan film dokumenter The Longest Dream, No Dream is Too Far. No Wait is Too Long. (Foto: Instagram @timnasindonesia)

Film Dokumenter Timnas Indonesia “The Longest Wait” Tayang di Mana? Ini Jadwalnya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 29 April 2026 17:13
Ringkasnya gini..
  • Perjuangan Timnas Indonesia dalam format film dokumenter segera tayang.
  • Film ini mengisahkan perjalanan skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Gagasan lahirnya film ini berangkat dari momentum bersejarah yang ditorehkan Timnas Garuda.
Jakarta: Perjuangan Timnas Indonesia dalam format film dokumenter segera tayang. Film ini mengisahkan perjalanan skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Film Dokumenter Timnas Tayang di Mana?

PSSI bersama dua rumah produksi ternama, Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures, menghadirkan film dokumenter The Longest Wait The Dream: No Dream is Too Far, No Wait is Too Long ke layar lebar. Film ini menggambarkan sisi humanisme atau nilai-nilai kemanusiaan yang dialami oleh tim nasional sepak bola Indonesia sepanjang perjalanan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tayang Kapan?

Pemutaran perdana film ini dijadwalkan berlangsung secara serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Juni 2026.

Perjuangan Pemain saat Berseragam Timnas Indonesia


Executive Producer Fremantle Indonesia, Sakti Parantean, menjelaskan bahwa film dokumenter ini dirancang untuk melampaui sekadar catatan statistik dan hasil di lapangan. Menurutnya, yang ingin dihadirkan kepada penonton adalah dimensi manusiawi dari para pemain yang mengenakan seragam timnas.
 
“Yang ingin kami tampilkan dalam film ini bukan sekadar hasil, tetapi sisi humanisme dari para pemain yang tergabung di dalam timnas," ujar Sakti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 29 April 2026.
 

Ekosistem di Balik Layar Turut Diangkat

Selain mengupas kisah perjuangan para pemain, film ini juga menyoroti ekosistem pendukung di balik layar, mulai dari peran pelatih hingga gelora semangat para suporter setia Garuda yang mengiringi setiap langkah tim.
 
Sakti menambahkan bahwa gagasan lahirnya film ini berangkat dari momentum bersejarah yang ditorehkan Timnas Garuda, yakni keberhasilan mereka menembus putaran ketiga kualifikasi zona Asia untuk Piala Dunia 2026. Pencapaian tersebut dianggap telah menghidupkan kembali mimpi besar bangsa Indonesia untuk tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
 
Secara historis, Indonesia pernah tampil di ajang Piala Dunia 1938 yang digelar di Prancis. Namun ketika itu, tim tersebut masih menggunakan nama Hindia Belanda karena Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda.
 
Sakti menegaskan, perjalanan tim Garuda pada putaran ketiga dan keempat kualifikasi sarat dengan kisah dan dinamika yang belum sepenuhnya diketahui publik. Berbagai cerita di balik layar yang tersembunyi itulah yang ingin diungkap melalui film ini.
 
"Film ini hadir mengisahkan tentang perjuangan dan impian yang di dalamnya tentu ada harapan timnas yang tak padam untuk tampil di panggung tertinggi," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA