Bos Disney, Robert Iger (Foto: VALERIE MACON/AFP)
Bos Disney, Robert Iger (Foto: VALERIE MACON/AFP)

Film Avatar 4 dan 5 Belum Dapat Lampu Hijau dari Disney

Hiburan film hollywood
Purba Wirastama • 20 Januari 2019 19:08
California: Setelah 20th Century Fox bergabung dalam naungan grup Walt Disney, proyek film sci-fi Avatar 4 dan Avatar 5 dari maestro James Cameron tampaknya akan mundur dari jadwal semula. Awalnya, film keempat dan kelima akan dirilis pada 2024 dan 2025.
 
Saat ini, James dan timnya masih mengerjakan dua sekuel sekaligus, yaitu Avatar 2 dan Avatar 3, untuk dirilis pada 2020 dan 2021. Kedua film akan menjadi kelanjutan dari Avatar (2009), film bioskop dengan nilai pendapatan terbesar di dunia sepanjang masa, jika tidak menghitung nilai inflasi.
 
Proyek Avatar dimulai oleh James di bawah naungan 20th Century Fox. Pada penghujung 2018, Fox resmi diakuisisi oleh Disney. Salah satu dampaknya adalah perubahan rencana film-film Avatar. Film kedua dan ketiga, yang sudah dikerjakan sebelum akuisisi, tetap berjalan dengan rencana semula.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perubahan ini diungkap oleh bos Disney, Robert Iger, ketika membahas wahana hiburan Avatar di Disney World bersama media daring Barron's. Menurut Robert, sebelum Fox bergabung ke Disney, Disney telah membeli lisensi taman bermain Avatar dari James dan Fox. Setelah Fox dibeli, kontrak lisensi taman bermain tidak berubah.
 
"Dalam kasus ini, (akuisisi Disney atas Fox) tidak mengubah itu kecuali bahwa sekarang kami akan membayar kami sendiri," kata Robert.
 
"Ada dua film Avatar yang akan dirilis dan dua proyek berikutnya yang belum mendapat lampu hijau," imbuhnya.
 
Lebih lanjut, Robert menceritakan gambaran besar film kedua dan ketiga. Dia juga bercerita bahwa Avatar menjadi film terlaris di dunia bukan atas faktor kebetulan.
 
"Film-film terbaru adalah kelanjutan dari film pertama, sehingga para tokohnya akan lebih familiar karena mereka baru muncul di satu film. Saya tidak bisa menjelaskan detilnya, tetapi sudah pasti ada pengembangan karakter dan cerita, sebagai bagian dari Avatar 2 dan 3," terangnya.
 
"Saya menyebutnya pertumbuhan dan evolusi dari para tokoh utama dan pengenalan beberapa tokoh baru. Film ini menghasilkan USD2,6 miliar di dunia tidak dengan kebetulan. Ada sesuatu di sana," tukasnya.
 
Avatar dirilis pada 2009 dan meraup total pendapatan kotor dari bioskop dunia sebesar USD2,78 miliar. Sebagian besar pendapatan berasal dari pasar internasional di luar AS-Kanada. Seperti Tiongkok, Prancis, Jepang, Jerman, dan Inggris. Pendapatan itu jauh di atas Titanic (1997), yang juga digarap oleh James Cameron.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif