Penandatanganan MOU Media Group dan PFN (Foto: Medcom/Elang)
Penandatanganan MOU Media Group dan PFN (Foto: Medcom/Elang)

Media Group Jalin Kerjasama dengan PFN

Hiburan Produksi Film Negara (PFN)
Elang Riki Yanuar • 05 Februari 2020 18:11
Jakarta: Perum Produksi Film Negara (PFN) menjalin kerjasama dengan Media Group yang menaungi sejumlah media seperti Metro Tv, Medcom.id, Lampost, Media Indonesia, dan IDM. PFN berharap kerjasama ini mempermudah kerja mereka membuat film-film berkualitas.
 
Melalui kerjasama ini, Media Group dan PFN nantinya bisa saling berbagi footage milik mereka. Selain itu, agenda PFN nantinya juga akan mendapat porsi pemberitaan di media yang ada di Media Group.
 
"Kami banyak melakukan kolaborasi. Kerjasama dengan Metro Tv merupakan kesempatan yang baik dan jadi kebanggaan. Visi kami ingin bisa memproduksi film-film berkualitas dan untuk menghasilkan kecintaan pada sejarah dan budaya Indonesia," kata Direktur Utama Perum Perusahaan Film Negara (PFN) Judith Jubilina Navarro Dipodiputro di kantor Metro Tv, Kedoya, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penandatangan kerjasama ini pun disambut baik Media Group. CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib merasa memiliki banyak kesamaan dengan PFN. Khususnya memperkenalkan para tokoh-tokoh pendiri bangsa melalui film kepada anak-anak muda.
 
"Visinya sama dengan Metro Tv, bagaimana mencerdaskan anak bangsa dan memberikan literasi. Kami sangat tertarik dengan konten-konten PFN. Dari dulu ingin membuat program yang bisa membangun spirit para pendahulu kita. Semoga Media Group dan PFN bisa berjalan beriringan," kata Mirdal.
 
PFN sendiri saat ini sedang menyiapkan sejumlah film yang kebanyakan bertema sejarah dan budaya. Sebut saja biografi mantan Kapolri Hoegeng dan Kairo yang mengangkat kehidupan ulama besar Tanah Air yaitu Gus Dur, Gus Mus dan Quraish Shihab. Judith pun yakin, film-film produksi PFN bisa meraih kesuksesan secara komersial.
 
"Dengan era sekarang, kita tidak bisa menggunakan pola-pola yang lama. Harus bisa membuat film yang diminati masyarakat. Kami akan fokus ke film-film sejarah dan budaya. Kami melihat peluang yang sangat besar. Semoga cita-citanya bisa tercapai lewat kolaborasi ini," ujar Judith.
 


 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif