Bayu Skak (kiri), (kanan) Tretan Muslim (Foto: Medcom/Basuki)
Bayu Skak (kiri), (kanan) Tretan Muslim (Foto: Medcom/Basuki)

Tretan Muslim Berteman dengan Alien di Film FOUFO, Disutradarai Bayu Skak

Basuki Rachmat • 09 Juni 2026 09:44
Ringkasnya gini..
  • Film FOUFO hadirkan komedi sci-fi unik tentang persahabatan warga Madura dan alien, dengan 70-80 persen dialog berbahasa Madura.
  • Bayu Skak dan Tretan Muslim angkat fenomena sosial di Madura lewat komedi, sambil menegaskan bukan untuk mendiskreditkan budaya.
  • Teaser FOUFO menampilkan alien jatuh di Madura yang mengubah hidup Muslim saat berjuang melunasi biaya haji sang ibu.
Jakarta: Rumah produksi Skak Studios dan Sinemart resmi memperkenalkan proyek film terbaru mereka bertajuk FOUFO, sebuah film komedi fiksi ilmiah (sci-fi comedy) yang menghadirkan premis unik: kisah persahabatan antara karakter bernama Muslim dengan alien yang terdampar di kawasan Madura.
 
Film ini disutradarai oleh Bayu Skak dan menempatkan komika sekaligus kreator konten Tretan Muslim sebagai pemeran utama. Dengan balutan humor khas lokal, FOUFO menawarkan cerita tentang sebuah UFO yang jatuh di Madura dan mengubah kehidupan Muslim setelah bertemu dengan makhluk luar angkasa.
 
Menariknya, film ini tidak hanya mengusung genre sci-fi yang masih jarang dieksplorasi di perfilman Indonesia, tetapi juga menghadirkan nuansa budaya Madura yang kental. Sebagian besar dialog dalam film akan menggunakan bahasa Madura dan diperankan oleh jajaran pemain yang memiliki latar belakang budaya yang sama.

Dalam sesi Content Day film FOUFO yang digelar di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juni 2026, Bayu Skak menjelaskan bahwa proyek tersebut menjadi upayanya menghadirkan sesuatu yang berbeda di industri film Tanah Air.
 
"FOUFO adalah film yang bertajuk alien dan ini tuh science fiction comedy dan setting-nya nanti ini alien-nya akan mendarat crash landing-nya ditemu sama orang-orang Madura. Dan ini memang akan bertajuk komedi science fiction dan harapannya ini menjadi sesuatu yang baru ya di perfilman Indonesia karena akan menggunakan bahasa Madura 70-80%," tutur Bayu Skak.
 
Ia juga mengungkapkan asal-usul judul film tersebut yang lahir dari kebiasaan masyarakat Madura dalam mengulang kata saat berbicara.
 
"Kenapa kok FO UFO? Karena kalau alien mendarat di Madura, orang Madura kan kalau ngomong sering kali diulang-ulang; te-sate, FO UFO-lah," terangnya menjelaskan makna tajuk film tersebut.

Angkat Realitas Sosial dengan Balutan Komedi

Bayu menegaskan bahwa sejumlah humor yang muncul dalam film berangkat dari fenomena yang memang pernah terjadi di masyarakat. Karena itu, ia tidak merasa khawatir ketika memasukkan berbagai referensi sosial ke dalam cerita.
 
"Sering kali ketika saya dan Muslim punya ide, kami melihat realitas yang memang terjadi. Kenapa kami tidak setakut itu untuk memunculkan adegan yang gergaji rel kereta api? karena memang (kenyataannya) ada beberapa oknum yang melakukan itu," ungkap Bayu Skak.
 
Menurut Bayu, film ini tidak dibuat untuk mengejek masyarakat Madura, melainkan mengajak penonton menertawakan fenomena yang ada secara bersama-sama.
 
"Di film ini justru ada karakter Muslim yang mengingatkan, 'Jangan woy, itu nanti kena azab.' Jadi ada sudut pandang yang menyeimbangkan. Saya selaku kreatifnya juga dijagain terus sama Muslim. Dan kita saling jaga sih, jadi kita jatuhnya tidak mentertawaimu tapi tertawa bersamamu," tegasnya.
 
Senada dengan Bayu, Tretan Muslim juga menilai bahwa berbagai stereotipe yang diangkat dalam film bukanlah bentuk fitnah terhadap masyarakat Madura.
 
"Soal kejadian mencuri rel, mencuri kabel itu juga bukan sebuah fitnah. Itu memang terjadi. Mungkin saat video ini disyuting juga sedang lagi berlangsung ya kan," kelakar Tretan Muslim yang disambut tawa para awak media.
 
Meski demikian, Tretan Muslim sebagai komika kelahiran Madura pun menegaskan bahwa film FOUFO tidak bertujuan sama sekali untuk mendiskreditkan suku tertentu.
 
"Kita bukan memfitnah atau mendiskreditkan suku Madura, bukan. Kita memang ada kasus seperti ini tapi biar netral ya di situ saya yang tidak setuju. Saya bilang ya lengkapnya sih intinya kalau ada orang Madura yang berbuat salah ya jangan diikuti. Bukan berarti ya karena kita Madura kita ambil saja rel ini milik Gusti Allah gitu," tutup Muslim.

Sinopsis Foufo

Teaser trailer Foufo menampilkan benturan yang sangat lucu saat alien berada di tengah-tengah keluarga Madura. Muslim sedang berusaha mendapat pinjaman bank untuk melunasi biaya haji ibunya.
 
Di tengah keterdesakan itu, Muslim diajak temannya, Kacung, untuk mencuri rel kereta. Suatu malam, keduanya bersama ipar Muslim, Ipul, pun melancarkan aksi mereka.
 
Namun, di tengah aksi pencurian, tiba-tiba benda asing jatuh dari langit. Ketiganya pun lalu membawa pulang benda yang penuh besi tersebut dan gagal mencuri rel kereta. Saat di rumah, benda asing itu ternyata membawa penumpang yang membuat kaget seluruh anggota keluarga besar Muslim. Apa yang akan terjadi berikutnya?
 
Sementara itu, dalam official teaser poster Foufo, menampilkan fokus terhadap sosok Foufo—sang alien yang jatuh ke Madura—dengan kepala bulatnya yang besar berantena, serta wajahnya yang berbinar tersenyum lugu. Di sebelahnya, hadir Tretan Muslim, yang akan menjadi kawan si alien tersebut.
 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA