Raline Shah di Police Evo
Raline Shah di Police Evo

Raline Shah Nyaris Frustrasi Hadapi Tantangan Polis Evo 2

Hiburan Film Police Evo
Purba Wirastama • 18 April 2019 13:36
Jakarta: Raline Shah memerankan seorang polisi mata-mata dalam film laga kriminal Malaysia, Polis Evo 2. Demi peran tersebut, dia menjalani sejumlah latihan fisik dan mental yang membuatnya nyaris frustrasi.
 
Kendati begitu, Raline tidak menyesal dan senang menerima tantangan tersebut. Bahkan perempuan berdarah Melayu ini merindukan momen saat persiapan dan syuting yang berjalan lebih dari delapan bulan.
 
"Aku senang diajak bermain film ini karena melatih fisik dan mental aku (menjadi) lebih kuat," kata Raline usai pemutaran khusus Polis Evo 2 di XXI Senayan City.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai-sampai aku frustrasi agar bisa masuk ke karakter aku. Lalu juga harus ahli menggunakan pistol dan senapan. Banyak keluh kesah: syuting luar ruangan, aku harus panas-panasan sampai (kulit) hitam, tetapi ya ini konsekuensi pekerjaan. Aku harus menikmati selagi syuting. Harus marah, sedih, tetapi setelah syuting, rindu," lanjutnya.
 
Polis Evo 2 adalah film sekuel garapan duo sutradara Joel Soh dan Andre Chiew yang menembus rekor box office Malaysia tahun lalu. Polis Evo 2 merupakan judul resmi ketika filmnya dirilis di sana, sedangkan untuk Indonesia, Screenplay Films merilisnya dalam judul Police Evo.
 
Menurut Raline, sutradara mengajaknya untuk bergabung ke proyek ini setelah menonton film adaptasi 5 cm (2012) garapan Rizal Mantovani. Awalnya Raline tidak yakin. Namun setelah melihat rencana produksinya, tanpa pikir lama, dia meyakinkan diri untuk masuk dan menerima tantangan.
 
Dia menyiapkan fisik, mental, dan akting selama delapan bulan. Lewat latihan fisik intens, dia bisa menaikkan berat badan sekitar 5-6 kilogram. Pasalnya, dia harus mengangkat senjata yang beratnya lebih dari 7,5 kg.
 
"Buat saya, film ini lumayan bikin gugup. Latihan intens menggunakan senjata beberapa jam, diet dijaga, menambah berat badan, latihan bela diri, dan latihan (membuat) karakter aku lebih jadi, lebih kuat, dan semakin tegar," ungkapnya.
 
Selain beraksi dengan senjata, Raline juga harus belajar untuk jatuh dengan gaya tertentu setelah kena tonjok atau tembak.
 
"Film ini, susahnya, ditembak, harus jatuh. Aku belum pintar jatuh. Cowok-cowok harus menendang aku dari belakang. Ya aku mengalami luka-luka dan (memar) biru-biru sedikit. Semua proses syuting luar ruangan. Ya lumayan keras dari segi fisik dan mental," tutur Raline.
 
Police Evo mengisahkan satuan polisi yang sedang dalam operasi membongkar jaringan narkoba. Pada saat yang sama, polisi asal Indonesia sedang menyamar dengan target operasi yang sama. Mereka bertemu di persimpangan, tetapi justru terjebak dalam persoalan terorisme di Malaysia.
 
Film ini diproduksi dalam naungan Astro Shaw, SCM, dan Blackflag. Selain Raline, sejumlah pemain lain di antaranya Hasnul Rahmat, Zizan Razak, Shaheizy Sam, serta Mike Lucock dan Tanta Ginting.
 
Police Evo dirilis di bioskop Indonesia pada 18 April 2019.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif