Pidi Baiq (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)
Pidi Baiq (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Pidi Baiq Tulis Novel tentang Sosok Ibu DIlan, Bundahara

Hiburan Film Dilan 1991
Purba Wirastama • 11 Februari 2019 10:25
Bandung: Setelah trilogi Dilan-Milea yang kini telah diadaptasi ke film cerita, penulis Pidi Baiq masih menyiapkan empat novel terbaru sekaligus. Salah satunya novel tentang sosok ibu tokoh Dilan yang akrab disapa Bundahara.
 
"Aku sedang menggarap Hellen dan Sukanta, terus sedang menggarap Bundahara – bukan sambungan (Dilan), lepasan dari itu, tetapi masih bersangkut paut dengan Dilan," kata Pidi saat ditemui di Bandung, Minggu, 10 Februari 2019.
 
Hellen dan Sukanta diawali dengan tulisan berjudul sama di blog "Ayah Pidi Baiq" pada 25 November 2017. Kala itu, Pidi membagikan tautan cerita ini di media sosial dan bertanya-tanya, apakah sebaiknya dia membuat bukunya atau tidak. "Tulis saja dulu," tukasnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Novel Bundahara juga sudah dikerjakan setidaknya sejak 20017. Kisahnya sempalan dari novel trilogi Dilan-Milea dan fokus kepada ibunya Dilan alias "Bundahara". Latar waktunya adalah sejak Bundahara masih remaja hingga berkeluarga, menjadi ibu, dan bertemu Milea.
 
Pidi tertarik dengan bagaimana Bundahara bersikap sebagai orangtua.
 
"Permisif tetapi tidak berlebihan – tidak terlau permisif. Saya tidak terlalu ngerti, tetapi saya tertarik dengan dia – maksudnya, dia rock n roll, tetapi juga kepala sekolah, tetap tenang. Saya bicara yang ideal saja, pasti hal buruknya ada," ungkap Pidi.
 
Novel ketiga berjudul Ancika Mehrunisa Rabu: Dilan yang Bersamaku. Kalau ini, sambungan langsung dari seri trilogi Dilan-Milea. Pidi menyebut bahwa Ancika adalah pacar Dilan setelah Milea.
 
"Ceritanya, ya pacar Dilan cerita tentang Dilan. Dia anak SMA, Dilan sudah kuliah," ujar Pidi.
 
Pidi nyaman bekerja dalam tiga proyek novel sekaligus karena merasa bisa berpindah dari satu novel ke novel lain sesuai inspirasi dan suasana hati.
 
"Kalau saya bikin novel, begitu, empat sekaligus misalnya. Kalau bosan bikin novel ini, aku pindah ke novel itu. Kadang saya bikin cerita A, ide muncul untuk novel B. Ya, pindah lagi. Folder (salinan digital) ada di komputer saya," tuturnya.
 
Dua novel terakhir Pidi, Dilan Bagian Kedua dan Milea, telah diadaptasi ke film oleh Max Pictures dan sutradara Fajar Bustomi, melanjutkan film Dilan 1990 yang sukses box office awal tahun lalu. Film kedua adalah Dilan 1991 dan akan dirilis pada 28 Februari 2019.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi