Jakarta: Drama Korea 100 Days of Deception menghadirkan kisah spionase dan romansa yang berlatar masa pendudukan Jepang di Korea pada 1930-an. Dibintangi Kim Yoo Jung dan Park Jin Young, drama ini mengikuti misi penyamaran seorang pencopet yang direkrut gerakan kemerdekaan untuk menyusup ke pemerintahan kolonial Jepang.
Drama produksi tvN ini tayang perdana pada 10 Oktober 2026 dan juga tersedia di Netflix. Ceritanya memadukan intrik politik, identitas rahasia, serta hubungan dua karakter yang sama-sama menyimpan masa lalu dan tujuan tersembunyi.
Berikut tujuh fakta cerita 100 Days of Deception yang menarik untuk diketahui.
1. Berlatar Pendudukan Jepang pada 1930-an
100 Days of Deception mengambil latar Gyeongseong, nama yang digunakan untuk Seoul pada masa pemerintahan kolonial Jepang. Cerita berlangsung ketika Korea berada di bawah pendudukan Jepang, sebuah periode yang menjadi latar perjuangan kelompok kemerdekaan dalam drama ini.
Situasi politik yang penuh tekanan menjadi bagian penting cerita. Misi rahasia, pengawasan pemerintah kolonial, dan perlawanan terhadap kekuasaan Jepang membentuk konflik yang dihadapi para karakter.
2. Kim Yoo Jung Berperan sebagai Pencopet Andal
Kim Yoo Jung memerankan Lee Ga Kyeong, seorang pencopet andal yang dikenal di Gyeongseong. Ia memiliki kemampuan mencuri dan membaca situasi, tetapi pada awalnya lebih berfokus pada keinginan pribadinya untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
Hidup Ga Kyeong berubah ketika ia mendapat tawaran dari kelompok perlawanan anti-Jepang. Kemampuan yang selama ini digunakan untuk bertahan hidup membawanya masuk ke dalam misi berbahaya sebagai mata-mata.
3. Lee Ga Kyeong Menyamar Selama 100 Hari
Ga Kyeong direkrut oleh Gugukdan, organisasi perlawanan yang menjalankan misi melawan pemerintahan kolonial Jepang. Ia harus menyusup ke Japanese Government-General of Korea dengan menyamar sebagai calon penerjemah bernama Geum Seo Hee.
Misi tersebut berlangsung selama 100 hari. Selama menjalankan penyamaran, Ga Kyeong harus menjaga identitas aslinya agar tidak terbongkar, sekaligus mencari informasi yang dibutuhkan kelompok perlawanan.
Kesalahan kecil dapat membahayakan dirinya dan orang-orang yang terlibat dalam operasi tersebut.
4. Park Jin Young Memiliki Identitas Ganda
Park Jin Young, yang dikenal sebagai anggota GOT7 dengan nama Jinyoung, memerankan Kim Tae Woong. Ia menggunakan nama Sato Hideo dan merupakan anak angkat Sato Shinichi, pejabat tinggi pemerintahan kolonial Jepang di Korea.
Tae Woong bekerja sebagai penerjemah elite di kantor pemerintahan tersebut. Ia menguasai bahasa Korea, Jepang, dan Inggris, sehingga memiliki posisi strategis dalam lingkungan pemerintahan.
Meski terlihat sebagai bagian dari elite kolonial, karakternya menyimpan pergulatan batin dan identitas yang membuat posisinya tidak sesederhana yang terlihat.
5. Pertemuan Dua Karakter Berujung pada Hubungan Rumit
Pertemuan Ga Kyeong dan Tae Woong menjadi salah satu pusat cerita. Ga Kyeong menjalankan misi penyamaran, sedangkan Tae Woong bekerja di lingkungan yang menjadi sasaran operasi kelompok perlawanan.
Keduanya sama-sama memiliki rahasia. Ga Kyeong tidak bisa mengungkap tujuan sebenarnya, sementara Tae Woong perlahan mulai mencurigai identitas perempuan yang ditemuinya.
Ketegangan tersebut membuat hubungan mereka berkembang di tengah kebohongan, kecurigaan, dan risiko terbongkarnya misi.
6. Kim Hyun Joo Berperan sebagai Penembak Jitu
Kim Hyun Joo memerankan Yoo So Ran, penembak jitu sekaligus anggota penting Gugukdan. Ia menjadi sosok yang merekrut Ga Kyeong dan menawarkan misi berbahaya untuk menyusup ke pemerintahan kolonial.
So Ran memiliki tekad kuat untuk melawan kekuasaan Jepang. Ia juga terlibat dalam rencana kelompok untuk menargetkan Sato Shinichi, pejabat tinggi yang diperankan Jin Sun Kyu.
Kehadiran So Ran menjadi penggerak utama misi spionase yang dijalankan Ga Kyeong.
7. Cerita Menggabungkan Spionase dan Romansa
Selain konflik politik dan misi rahasia, 100 Days of Deception mengembangkan kisah romansa di antara dua karakter yang terhubung melalui identitas palsu.
Penyamaran yang awalnya menjadi bagian dari pekerjaan Ga Kyeong perlahan menghadirkan perasaan yang tidak ia perkirakan. Sementara itu, Tae Woong harus menghadapi kecurigaan terhadap Ga Kyeong sekaligus konflik dalam dirinya sendiri.
Drama ini mempertanyakan apakah hubungan yang berawal dari kebohongan dapat berubah menjadi perasaan yang tulus. Di tengah misi yang mempertaruhkan nyawa, keduanya harus menentukan apakah kepercayaan masih mungkin tumbuh ketika hampir semua hal disembunyikan.
(Annisa Julinah)