Karya Pindink x Zhang Xu Zhan dalam Ring Project (Foto: Gudskul)
Karya Pindink x Zhang Xu Zhan dalam Ring Project (Foto: Gudskul)

Ring Project “Metaphors About Islands” Pamerkan Karya Kolaborasi Seniman Lintas Negara

Medcom • 07 Januari 2022 22:00
Jakarta: Presentasi Ring Project #1: Metaphors About Islands adalah tuaian proyek seni kolaboratif antarlokalitas yang dirintis dan diko-kuratori oleh Gudskul (Jakarta) dan Sandy Lo (Taipei), serta didukung oleh Taiwan National Culture and Arts Foundation. Dimulai sejak Maret 2021, proyek ini merupakan usaha adaptasi, pemulihan dan solidaritas dalam ranah seni, ketika pandemi global memacu kita mencari daur baru kerja-kerja bersama antarlokalitas.
 
Dalam Metaphors about Islands, beraneka pandangan dan kiasan akan ‘pulau’ menjadi gagasan pengikat bagi para seniman dan kolektif yang terlibat pada proyek perdana ini. Selama sepuluh bulan, mereka berdialog, memaknai ulang, berspekulasi dan menguji arti kedekatan, kediaman, keberlangsungan hidup, kebersamaan, keberagaman, kehadiran, keterhubungan dan kesetaraan dalam lingkup ‘pulau’ masing-masing di zona waktu yang berbeda satu sama lain.
 
Ring Project #1 memasangkan 20 seniman dan kolektif seni dari Bangkok, Bangladesh, Hanoi, Jakarta, Kathmandu, Kuala Lumpur, Phnom Penh dan Taipei, dengan 22 kolektif seni Indonesia yang merupakan peserta Gudskul Studi Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer angkatan ke-3 2020/2021 yang tersebar di Bandung, Batu, Cirebon, Gresik, Kuningan, Jakarta, Makassar, Maumere, Nganjuk, Palu, Sidoarjo, Solok, Sukabumi, Surabaya dan Yogyakarta. Butir-butir dari proses para seniman dan kolektif dari berbagai lintasan waktu dan tempat inilah yang turut melengkapi gugusan dan gagasan acara Jakarta Biennale 2021: ESOK di Museum Nasional, Jakarta kali ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ring Project “Metaphors About Islands” Pamerkan Karya Kolaborasi Seniman Lintas Negara
 
Sebagai platform studi kolektif dan ekosistem seni rupa kontemporer, Gudskul dibuat atas dasar kesadaran bahwa kita membutuhkan upaya bersama untuk berjuang menghadapi bermacam tantangan masa kini sembari bersiasat menuju #ESOK. Bekerja secara kolektif, membuat ruang untuk berbagi pengetahuan, serta memperbolehkan siapapun untuk gagal dan mencoba lagi adalah langkah-langkah yang niscaya mampu menguatkan diri sendiri dan sesama. Kita tidak bisa bekerja sendirian dalam membangun dan menggerakkan ekosistem kesenian dan kami percaya bahwa berkolektif adalah cara untuk maju menghadapi #ESOK.
 
Sandy Hsiu-chih Lo adalah kurator, kritikus seni, dan sineas independen, di mana area riset utamanya termasuk studi perkotaan, konstruksi ruang secara filosofis, politik gender, seni asli kontemporer, kurasi di pinggiran, serta kurasi sebagai aktivisme.

Lima Nilai Ring Project


1. Hadir di Mana-Mana dan Ananta: merengkuh keberagaman yang tak terbatas atas epistemologi dunia beserta semesta jamak di dalamnya; 2. Pertemanan dan Koneksi: berniat untuk saling berbagi dunia istimewa yang ditemukan melalui dialog tulus dan komunikasi bebas, dan membangun dunia kolektif bersama; 3. Gelanggang dan Suaka: membayangkan sebuah tempat bersama agar semua bisa merasa punya rasa kepemilikan sebagai tujuan dari tindakan kolektif dan pencapaian estetika tertinggi; 4. Daur Ulang dan Regenerasi: berdasarkan kecintaan pada dunia, itu bisa membangun hubungan dengan hal-hal duniawi dan memberikan makna berbeda untuk setiap hidup manusia. Di waktu yang sama, "natalitas" yang berlanjut memiliki kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru di dunia; 5. Kekosongan/Keterbukaan dan Kesucian/Sekularitas: Kesucian Ring Project datang dari berbagai narasi hidup individual dan topografi semesta majemuk.
 
Dunia masih dalam ancaman COVID-19, dan masih belum diketahui kapan pandemi akan berakhir. Pandemi abad ini telah menyebabkan jutaan jiwa melayang dan banyak orang kehilangan pekerjaan. Namun, jarak antara orang kaya dan miskin di dunia kian melebar. Dengan hubungan Amerika-Cina-Eropa-Rusia sebagai poros utama, geopolitik dari berbagai wilayah di dunia juga menghadapi tantangan-tantangan baru, dan pertarungannya semakin mengarah pada dunia jaringan virtual daring. Peluang-peluang bisnis besar dalam industri angkasa memudahkan penjelajahan semesta untuk memasuki kembali bidang penglihatan manusia. Perebutan kekuasaan juga telah meluas dari permukaan ke angkasa. Bencana-bencana yang disebabkan oleh pemanasan global menyebar ke seluruh dunia; maka, fokus pada lingkungan dan ekologi menjadi masalah yang tidak boleh ditunda. Selain tantangan-tantangan di atas, Jakarta, lokasi Jakarta Biennale 2021 yang menyajikan Ring Project #1 "Metaphors About Islands", juga menghadapi ancaman-ancaman serius berupa penurunan permukaan tanah dan kenaikan permukaan air laut.
 
Di Nusantara sebagai kepulauan terluas di dunia, tiap pulau memiliki pengalaman historis yang serupa. Jika melihat sejarah, jejak masa lalu Nusantara sampai ke Cina, India, dan Afrika secara kultural terjalin dengan pengaruh perdagangan, budaya, serta imigrasi India, Cina, dan Arab, dan mereka juga telah mengalami penjajahan Eropa berkali-kali, perjuangan untuk kemerdekaan, serta globalisasi setelahnya. Dari perspektif pulau, Indonesia memiliki jumlah pulau terbesar di dunia. Sampai taraf tertentu, hubungan antara pulau-pulau yang tak terhitung jumlahnya di Asia dengan pulau-pulau tetangga mirip dengan Pulau Jawa. Maka, "Metaphors about Islands" hendak menggunakan imajinasi metaforis melalui lensa pulau untuk mencoba memetakan Asia bagian dalam secara alternatif dan hubungan-hubungan di dunia melalui kolaborasi antara 41 seniman dan kolektif dari negara-negara Asia.
 
"Metaphors about Islands" tidak hanya menekankan pada perbedaan individu, tetapi juga merupakan bayangan komunitas yang baru berdasarkan politik, etika, dan estetika. Ini bukan upaya untuk membangun identitas kolektif Nusantara laut Asia Tenggara, melainkan sebuah upaya untuk berdialog serta mempertimbangkan pluralisme dan perbedaan dalam narasi artistik dari metafora pulau dalam menanggapi situasi "kebersamaan" yang mendasarinya melalui kolaborasi antara 41 seniman dan kolektif. Membangun pertemanan dengan tangan terbuka dan salam hangat tidaklah mudah. Dengan memikirkan ulang hubungan dari pulau-pulau terisolasi ke kepulauan dan menganggap berdialog sebagai tindakan, barulah kita dapat mengumpulkan energi politik saat ini yang menghubungkan masa lalu dan menghadapi masa depan.
 
Jika sebelumnya para peserta studi kolektif Gudskul terdiri dari perorangan, dan keseluruhan proses belajar terjadi secara fisik, para peserta Gudskul angkatan ke-3 2020/2021 adalah angkatan pertama yang terdiri dari kolektif dan mengikuti keseluruhan proses studi secara daring. Kendati dirundung oleh segala kekalutan dalam beradaptasi dengan platform komunikasi digital karena ketidakmerataan jaringan internet yang kuat, serta kerinduan untuk bertemu langsung seperti sediakala, haluan ini nyatanya membawa banyak berkah baru. Angkatan mereka mempertemukan dan mewujudkan kemungkinan kolaborasi dan jejaring yang lebih luas ke berbagai pulau yang sebelumnya nyaris tak terjangkau karena terhambat ongkos atau kurangnya informasi. Alih-alih terkungkung dan menyendiri, para anggota kolektif yang kemudian hadir di Ring Project ini menjalin pola-pola kesinambungan untuk saling berbagi dan memulihkan, dengan mengedepankan daya juang dan lingkungan asal masing-masing.
 
Jika kita membayangkan lajur yang ditempuh dari lokasi-lokasi para kolektif angkatan ke-3 ini, lalu dihubungkan dengan seniman dan kolektif dari lokasi yang lebih banyak lagi, kemudian berlabuh di Jakarta Biennale sebagai penyedia anjungan karya mereka, dan terakhir kembali ke lokalitas masing-masing, lajur tak putus tersebut bisa diandaikan sebagai cincin-cincin. Lajur cincin-cincin ini akan menyalakan koneksi, meneroka perputaran pengetahuan, mengawinkan konteks-konteks yang berseberangan, menawarkan cara-cara baru dan menyatukan kekuatan bersama. Lajur ini pun menjadi rotasi yang dapat membawa perubahan kini dan #ESOK.
 
Tulisan oleh: Sandy Hsiu Chih Lo (Kurator) dan Gudskul. 
 
 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif