Timo Tjahjanto Garap Naskah Film Si Buta dari Gua Hantu
Si Buta dari Gua Hantu (bumilangit studios)
Jakarta: Setelah Wiro Sableng dan Gundala, kisah pendekar legendaris lain akan diangkat ke proyek film terbaru. Kali ini jagoannya adalah Si Buta dari Gua Hantu, karakter pendekar buta dari komik silat ciptaan Ganes TH.

Sutradara-penulis Timo Tjahjanto membagikan kabar proyek ini di media sosial pada Sabtu malam, 5 Mei 2018. Dia mengunggah satu foto kaver skenario yang berjudul A Man Called Sightless (pria yang dipanggil si Buta).

Tertulis nama Timo sebagai penulis naskah yang mengadaptasi karya Ganes TH. Melihat riwayat perfilman Timo sejak omnibus Takut (2008), tampaknya Timo juga yang akan jadi sutradara untuk naskahnya sendiri.
 

Every story has a beginning.

A post shared by Timo Tjahjanto (@timobros) on May 5, 2018 at 4:36am PDT



"Setiap kisah punya permulaan," tulis @timobros dalam keterangan foto Instagram dan Twitter.

Dalam komik, Si Buta dari Gua Hantu adalah julukan bagi pendekar buta bernama asli Barda Mandrawata. Menurut catatan Bumilangit Studio, Barda adalah pria dengan kisah kelam karena ayah dan tunangannya mati dibunuh oleh pendekar buta bernama Mata Malaikat. Dalam perjalanan membalaskan dendam, Barda juga membutakan matanya sendiri. Dia punya kawan monyet bernama Wanara.

Kisah Barda alias Si Buta muncul pertama kali dalam komik Ganes TH terbitan 1967. Si Buta juga muncul dalam komik Taring Andalas karya Mansyur Daman bersama tokoh pendekar Mandala. Kisah Si Buta juga telah diadaptasi ke sejumlah film layar lebar dan serial televisi.

Untuk layar lebar, Barda muncul dalam sedikitnya enam film yang dibintangi Ratno Timoer. Film pertama adalah Si Buta dari Gua Hantu (1970) arahan Lilik Sudjio. Empat film berikutnya diarahkan oleh Pitrajaya Burnama, yaitu Misteri di Borobudur (1971), Sorga yang Hilang (1977), Duel di Kawah Bromo (1977), dan Reo Manusia Srigala (1977).

Film keenam, Neraka Perut Bumi (1985), diarahkan sendiri oleh Ratno. Selain itu, ada juga Bangkitnya Si Mata Malaikat (1988) dengan sutradara Iksan Lahardi dan aktor utama Ricky Hosada.

Si Buta dari Gua Hantu menjadi karakter kedua dari Bumilangit Studios yang diangkat ke film layar lebar setelah Gundala (Joko Anwar). Bumilangit merupakan studio komik bentukan 2003 yang awalnya fokus dalam upaya restorasi komik klasik karya sejumlah komikus seperti Hasmi, Wied NS, Jan Mintaraga, Nono GM, Mansyur Daman, dan RA Kosasih.

Dalam perjalanan, mereka memperluas fokus dengan membuat ulang komik-komik versi terkini dalam tajuk Bumilangit Revolusi. Total ada 1.000 lebih karakter yang berasal dari komik-komik seperti Gundala, Si Buta dari Gua Hantu, Godam, Mandala, Sri Asih, Virgo, dan Tira.

Selain Si Buta, Timo juga menulis dan menyutradarai film horor thriller Sebelum Iblis Menjemput yang dibintangi Chelsea Islan dan Pevita Pearce. Film ini telah usai syuting dan dalam tahap pasca-produksi.

 



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id