Stephen Chow (Foto: its)
Stephen Chow (Foto: its)

Bisnis Bioskop Bikin Rugi, Stephen Chow Akhirnya Jual Perusahaan Seharga Rp2 Ribu

Rafi Alvirtyantoro • 15 Oktober 2026 10:07
Ringkasnya gini..
  • Perusahaan milik Stephen Chow akhirnya menjual bisnis bioskopnya seharga Rp2 ribu.
  • Langkah ini diambil setelah Bingo Group mengalami kerugian selama 13 tahun berturut-turut.
  • Usai lepas dari bisnis bioskop, Bingo Group kini beralih fokus ke bisnis media baru.
Jakarta: Sutradara Stephen Chow menjual perusahaan yang bergerak di lini bisnis bioskop dengan harga 1 dolar Hong Kong atau sekitar Rp2.000.
 

Penjualan Saham Bingo Cinema Investment


Media Tiongkok, The Paper, melaporkan bahwa perusahaan yang berafiliasi dengan Stephen Chow, Bingo Group, baru-baru ini mengumumkan bahwa anak perusahaannya, Wayking, telah menandatangani kesepakatan jual beli dengan pihak ketiga independen.

Dalam kesepakatan tersebut, seluruh saham terbitan Bingo Cinema Investment dilepas hanya dengan harga 1 dolar Hong Kong.

Bingo Cinema Investment merupakan perusahaan investasi yang didirikan pada tahun 2010 dan seluruh sahamnya dikuasai oleh Bingo Group sebelum transaksi ini berlangsung. Perusahaan beserta anak perusahaannya yang dijual tersebut berfokus pada pengoperasian bisnis bioskop di Tiongkok.
   

Keluar dari Lini Bisnis Bioskop


Dengan adanya transaksi ini, Bingo Group resmi hengkang sepenuhnya dari lini bisnis bioskop. Bahkan, satu-satunya bioskop milik Bingo Group yang berlokasi di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, saat ini telah berhenti beroperasi.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Bingo Group menilai bahwa langkah menjual perusahaan yang bergerak di bisnis bioskop merupakan tindakan yang tepat.

“Setelah mempertimbangkan kinerja keuangan dari aset yang dilepas serta mengevaluasi kondisi bisnis dan operasional, dewan direksi menilai langkah penjualan ini sudah tepat,” ujar perwakilan Bingo Grup, dikutip dari Record China, pada Kamis, 15 Oktober 2026.
   

Kerugian Beruntun dan Alih Fokus


Berdasarkan laporan The Paper, Bingo Group selama ini utamanya bergerak di sektor hiburan film, pengembangan media baru, bisnis lisensi, serta jaringan bioskop. Namun, perusahaan ini terus mencatatkan kerugian selama 13 tahun berturut-turut.

Kini, Bingo Group dilaporkan mengalihkan fokusnya ke bisnis media baru. Hal ini dilakukan mengingat lini bioskop selama ini menjadi beban bagi kinerja keuangan mereka.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA