Joko Anwar (Foto: Medcom/Rafi)
Joko Anwar (Foto: Medcom/Rafi)

Joko Anwar Setuju Adakan Nobar Ghost in the Cell untuk Para Napi Koruptor

Rafi Alvirtyantoro • 29 April 2026 19:02
Ringkasnya gini..
  • Joko Anwar setuju film Ghost in the Cell diputar di lapas koruptor, KPK siap dukung.
  • Ide nobar Ghost in the Cell di penjara koruptor disambut antusias, rumah produksi siap bawa layar ke lapas.
  • Film Ghost in the Cell dinilai relevan, kisah napi melawan teror jadi refleksi bagi pelaku korupsi.
Jakarta: Sutradara Joko Anwar menyambut positif usulan pemutaran film Ghost in the Cell di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang dihuni narapidana korupsi.
 
Usulan itu muncul dalam acara Diskusi Antikorupsi dan Refleksi Film Ghost in the Cell di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (28/4). Seorang audiens menilai film horor komedi tersebut relevan untuk ditonton para koruptor yang sedang menjalani masa tahanan.
 
“Menurut saya, film ini harus ditonton oleh orang-orang koruptor di penjara. Tapi mereka nggak mungkin keluar nonton bareng di bioskop,” ujar audiens tersebut.

Ide itu langsung disambut antusias oleh Joko Anwar, yang akrab disapa Jokan.
 
“Ini bagus banget idenya,” kata Jokan.
 
Bahkan, rumah produksi Come and See Pictures mengaku siap membawa proyektor dan layar demi mengadakan pemutaran film di lapas tindak pidana korupsi (tipikor).
 
“Gimana kalau kita minta KPK membantu kita supaya kita bisa memutar Ghost in the Cell di lapas-lapas yang dipenuhi narapidana korupsi. Setuju apa nggak?” tutur Jokan yang langsung disambut sorakan meriah penonton.
 
Pihak KPK pun menyetujui usulan dari Jokan terkait penayangan film tersebut di tahanan.
 
Film Ghost in the Cell sendiri mengangkat kisah teror yang memburu narapidana dengan aura negatif. Hal ini membuat para penghuni penjara berlomba-lomba mencari kebaikan demi bertahan hidup.
 

Sempat Gelar Nobar Bersama Eks Narapidana

Sehari sebelum diskusi bersama KPK, tim film lebih dulu mengadakan sesi nonton dan refleksi bersama mantan narapidana serta petugas lapas aktif.
 
Acara itu digelar di salah satu jaringan bioskop Tanah Air dan turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Indra Ganjar.
 
Lewat kegiatan tersebut, para kreator ingin mendengar langsung pandangan mereka soal penggambaran kehidupan lapas dalam film. 
 
Salah satu eks narapidana mengaku suasana di film itu berhasil mengingatkannya pada pengalaman selama mendekam di tahanan.
 
“Pengingat kita semua (bahwa) nggak semua orang di dalam penjara itu orang jahat dan nggak semua orang yang ada di luar itu orang baik,” ujarnya.
 

Sinopsis dan Daftar Pemain Ghost in the Cell

Ghost In the Cell menceritakan teror mencekam di Lapas Labuhan Angsana. Setelah seorang narapidana baru membawa entitas misterius masuk ke dalam penjara, para napi dan petugas korup yang selama ini berseteru terpaksa bersatu. Mereka harus berjuang bertahan hidup dari ancaman kematian mengerikan yang mengincar siapa pun dengan aura negatif.
 
Film Ghost In the Cell telah tayang di bioskop sejak 16 April 2026. Film ini dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, hingga Arswendy Bening Swara.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA