"Untuk Pengabdi Setan, saya akhirnya tidak hanya memainkan instrumen konvensional, tetapi juga membuat, istilahnya, suatu choir dari hantu," kata Aghi dalam jumpa pers di Epicentrum XXI Jakarta, Rabu (20/9/2017).
"Misal orang bikin musik: la la la (bernada). Musik saya: rawrk rawrk rawrk," lanjut Aghi.
Aghi menjadi penata musik Pengabdi Setan bersama Bemby Gusti Pramudya (grup musik Sore) dan Tony Merle. Film ini menjadi kali keenam Aghi terlibat dalam film Joko sebagai penata musik. Film pertama adalah Janji Joni (2005), yang juga menjadi karya debut Joko sebagai sutradra film panjang.
Sementara Aghi dan Bemby telah bekerjasama sedikitnya di dua film Joko, yaitu Pintu Terlarang (2009) dan A Copy of My Mind (2015). Lewat salah satu lagu soundtrack film ACMM yang berjudul sama, Aghi dan Bemby (Rooftopsound) pernah diunggulkan di Piala Citra 2015 dalam kategori penata musik terbaik. Bemby sendiri adalah personel Sore, yang mana pernah terlibat dalam proyek film Janji Joni untuk menyumbang satu lagu soundtrack berjudul Funk the Hole.
Pengabdi Setan bercerita tentang satu keluarga yang ibu mereka (Ayu Laksmi) menderita sakit aneh selama tiga tahun. Setelah ibu meninggal, bapak (Bront Palarae) memutuskan untuk kerja di luar kota meninggalkan anak-anak (Tara Basro, Endy Arfian, M Adhiyat, Nasar Anuz). Tak lama, anak-anak merasa bahwa ibu kembali berada di rumah untuk menjemput mereka.
Produksi dilakukan oleh Rapi Films dan CJ Entertainment. Joko menulis naskah dan menjadi sutradara. Gope Samtani dan Sunil Samtani menjadi produser. Aktor lain adalah Dimas Aditya, Egy Fedly, Arswendy Bening Swara, Elly D Lutan, Asmara Abigail, dan Fachri Albar.
Pengabdi Setan dijadwalkan tayang di bioskop mulai Kamis 28 September 2017.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News