"Saya sebenarnya tidak begitu tahu tentang kopi. Pas setelah produksi 'Filosofi Kopi' berjalan, mulai dari produksi hingga pascaproduksi, pada saat kita mendiskusikan tentang kopi, saya menyadari ada gap generasi yang hilang tentang sejarah kopi di Indonesia," jelas Glenn.
Setelah mengetahui sejarah dan seluk-beluk kopi di Indonesia, co-producer "Filosofi Kopi" ini berkeinginan mendongkrak pamor kopi.
"Pada saat kopi kembali menjadi lifestyle, kita ingin kasih tahu lewat 'Filosofi Kopi' bahwa Indonesia kaya akan kopi. Jejak sejarah, bahkan Indonesia sendiri identik dengan kopi. Bicara Indonesia, ya kita bicara kopi," sebut Glenn di program acara Trending Topic MetroTV, Kamis (9/4/2015).
Film "Filosofi Kopi" diangkat dari cerpen karya Dewi "Dee" Lestari (2006). Dijelaskan Glenn, sebenarnya ide Dee menuangkan tema kopi ke dalam cerpen sudah ada sejak 1995.
"Jadi sebelum ada kedai-kedai kopi, Dee sudah bicara jauh tentang kopi," imbuhnya.
Film "Filosofi Kopi" menceritakan tentang persahabatan. Juga ditampilkan tentang perebutan lahan petani kopi. Di situ Glenn menekankan pentingnya mengangkat tentang kopi dan komunitasnya.
"Komunitas kopi menjadi begitu penting mulai dari Sabang sampai Merauke. Menurut saya, ini menarik ketika kita mengemasnya menjadi sebuah hiburan, sekaligus sebuah pesan di dalamnya di mana kita membangun kecintaan terhadap kopi dan mengenal kopi Indonesia. 'Filosofi Kopi' bukan sekadar film, tapi juga tentang nasib kopi di Indonesia," terang mantan suami Dewi Sandra itu.
Lebih lanjut, Glenn berharap ke depan nanti kopi bisa menjadi ciri khas Indonesia, terutama di mata dunia internasional.
"Saya meyakini bahwa tidak hanya masyarakat urban, masyarakat pedesaan juga menjadikan kopi sebagai gaya hidup. Kopi menjadi identitas Indonesia," tandasnya.
Untuk diketahui, daerah penghasil kopi di Indonesia cukup banyak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Papua.
Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Sekitar 92 persen produksi kopi berada di bawah petani-petani kecil atau koperasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News