Adegan film Asal Kau Bahagia (Foto: dok. falconpictures)
Adegan film Asal Kau Bahagia (Foto: dok. falconpictures)

Ulasan Film Asal Kau Bahagia

Hiburan ulasan film Film Asal Kau Bahagia
Elang Riki Yanuar • 27 Desember 2018 16:43
Jakarta: Jika biasanya sebuah film diadaptasi dari komik, novel atau kisah nyata, rumah produksi Falcon Pictures mencoba medium lain. Mereka mengadaptasi lagu terkenal milik band Armada yang berjudul Asal Kau Bahagia.

Lantaran diadaptasi dari sumber yang lebih terbatas yakni lirik lagu, di sinilah kemampuan Rako Prijanto sebagai sutradara diuji. Dari lirik lagu Asal Kau Bahagia berkembang kisah cinta segitiga antara Aliando (Aliando Syarief), Aurora (Aurora Ribero) dan Rassya (Teuku Rassya).

Dikisahkan, Aurora diam-diam merasa jenuh dengan Aliando, lelaki yang dipacarinya sejak SMA. Sifat Aliando yang introvert dan menutup diri membuat Aurora mulai berpaling. Puncaknya ketika dia bertemu seorang dokter hewan bernama Rassya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dalam diri Rassya, Aurora seperti menemukan dunia baru. Dia merasakan kebahagiaan yang tidak dia dapatkan bersama Aliando. Aurora pun mengingkari janji sehidup sematinya yang pernah dia ikrarkan bersama Aliando. Tak mau terus mendua, Aurora memantapkan diri mengakhiri hubungan dengan Aliando. Dia mengajak Aliando bertemu di sebuah restoran. Nahas, di tengah perjalanan Aliando mengalami kecelakaan parah hingga koma.


Adegan film Asal Kau Bahagia (Foto: dok. falconpictures)

Selama mengalami fase koma itulah, Ali mengalami out-of-body experience atau pengalaman di mana seseorang tampaknya melihat dunia dari luar tubuh fisik mereka. Hanya satu orang yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan Ali yakni, Dewa (Dewa Dayana).

Bersama Dewa, Ali mulai menelusuri dugaan ada pria lain di kehidupan Aurora. Dugaan Ali ternyata benar. Rassya meminta Aurora segera mengakhiri hubungan dengan Ali. Namun, kondisi Ali yang sedang koma membuat Aurora tidak tega.

Cerita yang disajikan film ini memang terasa sederhana. Bahkan, jika merujuk pada lirik lagu Asal Kau Bahagia, arah jalan cerita sebenarnya film bisa dengan mudah diterka.

Namun, Aline Djayasukmana dan Upi selaku penulis skenario berhasil mengembangkan lirik lagunya menjadi sebuah cerita yang cukup menarik. Memasukkan unsur fantasi dalam cerita ini juga termasuk pilihan tepat.


Adegan film Asal Kau Bahagia (Foto: dok. falconpictures)

Dengan menampilkan jalan cerita sederhana seperti ini, film Asal Kau Bahagia sepertinya memang sengaja mengincar penonton dari generasi Z hingga milenial. Apalagi dengan kehadiran Aliando yang kembali berakting lewat film ini. Begitu juga kehadiran Aurora yang melakukan tugasnya sesuai porsi.

Tokoh Dewa di film ini juga begitu mencuri perhatian. Putra Gusti Randa dan Nia Paramitha itu hadir dengan karakter remaja yang kocak tapi perhatian kepada temannya. Kemunculan Dewa di film ini selalu sukses menghadirkan tawa. Ini merupakan film pertama Dewa.

Rako tak hanya menyajikan cerita mengharukan lewat kisah Ali dan Aurora, tapi juga menyuguhkan penonton dengan gambar-gambar yang memanjakan mata. Penonton akan dibawa melihat indahnya pemandangan alam di pantai yang menjadi tempat Aliando dan Aurora biasa menghabiskan waktu.

Di luar lagu soundtrack Asal Kau Bahagia yang dinyanyikan ulang dua versi oleh Wizzy dan juga versi Aliando-Dewa, sajian musik yang dihadirkan dalam sejumlah adegan film ini juga terasa pas dan mengasyikkan.

Film Asal Kau Bahagia tayang di bioskop pada 27 Desember 2018.


(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi