Arbani Yasiz (Foto: Instagram/arbaniyasiz)
Arbani Yasiz (Foto: Instagram/arbaniyasiz)

Arbani Yasiz Tak Sabar Nantikan Aksi Zoro di One Piece Live Action Season 2

Rafi Alvirtyantoro • 11 Maret 2026 16:20
Ringkasnya gini..
  • Arbani Yasiz sangat menantikan aksi Mackenyu sebagai Zoro dalam serial One Piece Live Action Season 2 di Netflix.
  • Adegan Zoro menguji kutukan pedang Sandai Kitetsu menjadi momen paling ditunggu Arbani dalam petualangan kru Topi Jerami kali ini.
  • Serial One Piece Live Action Season 2 resmi menyapa penggemar di Netflix mulai 10 Maret 2026 dengan alur cerita Loguetown hingga Drum Island.
Jakarta: Aktor Arbani Yasiz ternyata adalah seorang penggemar berat anime One Piece. Tidak heran jika ia sangat menantikan serial live-action One Piece Season 2 yang tayang di Netflix.

Karakter Favorit Arbani Yasiz

Arbani Yasiz mengungkapkan bahwa Zoro menjadi karakter yang paling ia nantikan di serial live-action One Piece Season 2. Karakter ini diperankan oleh aktor asal Jepang, Mackenyu.
 
“Zoro-nya Mackenyu. Karena menurut gue Zoro-nya di sini tuh keren banget di live action-nya,” kata Arbani Yasiz saat mengunjungi One Piece: Grand Trials di Senayan Park, Jakarta, belum lama ini.
 
Ia menambahkan, “Dan gue nungguin Chopper sama Nico Robin.”

Dalam musim kedua ini, Arbani sangat menantikan adegan ikonis saat Zoro melemparkan pedang ke udara. Momen tersebut merupakan cara Zoro menguji kutukan pedang Sandai Kitetsu yang legendaris.
 
“Gue menantikan semoga ada momen di mana yang Zoro ngelempar pedang,” ungkap Arbani.
 
“Semoga ada ya. Gue belum nonton nih, belum sempat nonton gue,” lanjutnya.
 
Selain Zoro, Arbani juga memiliki dua karakter favorit lainnya dalam semesta One Piece.
 
“Gue ada tiga (karakter favorit). Luffy, Zoro, Shanks,” tuturnya.  

Pesona Kru Topi Jerami dan Shanks

Arbani menilai bahwa ketiga karakter tersebut memiliki pesonanya masing-masing. Contohnya, Luffy yang memiliki jiwa pertemanan sangat tinggi.
 
“Kalau Zoro itu apa pun yang dibilang sama kaptennya, dia pasti patuhi. Kalau Shanks, kayak auranya nih keren aja gitu,” jelas Arbani.
 
Walaupun mengaku sebagai penggemar baru, Arbani memahami polemik yang sering terjadi saat sebuah anime diadaptasi menjadi format live-action.
 
“Menurut gue memang ada perbedaannya di mana Live Action terus animenya emang enggak bisa terlalu sama kan,” ujar Arbani.  

Nostalgia dalam Format Baru

Meski terdapat perbedaan, ia memanfaatkan live-action One Piece sebagai ajang untuk bernostalgia dengan karakter-karakter yang muncul di versi aslinya.
 
“Yang penting menurut gue kalau kita nonton kita jadi bernostalgia. Kita juga jadi kayak ‘ih ini mirip nih sama yang di manga atau di animenya’. Jadi, itu yang buat kita seru nonton ini,” ucap Arbani.
 
“Kayak gue lihat kapal Going Merry aslinya kayak ‘oh aslinya kalau dibikin asli jadi kayak gini ya’. Jadi, seru aja sih,” tambahnya.
 
Serial live-action One Piece Season 2 yang berjumlah delapan episode sudah dapat disaksikan di Netflix mulai 10 Maret 2026. Alur cerita kali ini mencakup busur Loguetown hingga Drum Island.
 
Musim kedua ini mengikuti perjalanan kru Topi Jerami setelah meninggalkan East Blue menuju Grand Line. Serial ini kembali dibintangi oleh Iñaki Godoy, Mackenyu, Emily Rudd, Jacob Romero, dan Taz Skylar. Selain itu, muncul pula jajaran pemain baru seperti Lera Abova sebagai Miss All Sunday (Nico Robin) serta Callum Kerr sebagai Smoker.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA