Proyek ini juga melibatkan kolaborasi dengan beberapa rumah produksi lain seperti KG Pictures, Legacy Pictures, serta Raid Rapid Active. Di jajaran pemain, film ini menghadirkan kombinasi aktor lintas generasi seperti Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, hingga Lydia Kandou.
Dari sisi produksi, Ikatan Darah menonjolkan pendekatan visual yang realistis. Latar perkampungan padat dan gang sempit dibangun dengan detail tinggi untuk memperkuat atmosfer cerita. Pendekatan ini mendapat pengakuan lewat penghargaan Best Production Design di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Sebelumnya, film ini juga telah menjalani pemutaran perdana dunia di Fantastic Fest 2025, salah satu ajang bergengsi untuk film genre.
Sinopsis Ikatan Darah
Cerita berpusat pada Mega (Livi Ciananta), mantan atlet pencak silat yang kini bekerja sebagai pramusaji. Hidupnya berubah drastis ketika ia harus menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero), yang menjadi buruan kelompok kriminal setelah terjerat utang dan terlibat dalam kasus pembunuhan yang tidak disengaja.Situasi semakin genting saat mereka terjebak di sebuah kampung yang seluruh aksesnya telah dikepung oleh anak buah Primbon (Teuku Rifnu Wikana), sosok bos gangster yang kejam. Dalam kondisi tanpa jalan keluar, Mega dan Bilal dipaksa bertahan hidup dan saling melindungi, sembari mencari celah untuk melarikan diri dari ancaman yang mempertaruhkan nyawa mereka.
Dengan perpaduan aksi bela diri, drama keluarga, dan latar urban yang intens, Ikatan Darah diproyeksikan menjadi salah satu rilisan aksi Indonesia yang menonjol di tahun 2026.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News