Olivia Jackson (Foto: via variety)
Olivia Jackson (Foto: via variety)

Kecelakaan Syuting, Pemeran Pengganti Film Resident Evil Kembali Ajukan Gugatan

Hiburan film hollywood
Dhaifurrakhman Abas • 13 September 2019 19:02
Jakarta: Olivia Jackson, pemeran ganda Milla Jovovich dalam Resident Evil: The Final Chapter, kembali menuntut haknya. Dia sebelumnya kehilangan lengan dalam kecelakaan produksi film itu.
 
Jackson melayangkan tuntutan terhadap sutradara Paul W.S. Anderson berikut sang produser film, Jeremy Bolt. Jackson bilang, keduanya beserta perusahaan telah melanggar kontrak pertanggungjawaban terhadap dirinya.
 
"(Mereka) berjanji untuk memberikan dukungan keuangan penuh untuk semua biaya medis. Tetapi kemudian, menolak janji mereka," kata Olivia, menukil Deadline.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gugatan tersebut dia layangkan pada hari Rabu di Pengadilan Tinggi Los Angeles. Dalam gugatan itu, Jackson menyebutkan kecelakaan terjadi bulan September 2015, tanpa persiapan keselamatan yang matang.
 
Menurut gugatan itu, Jackson mulanya dijadwalkan untuk melakukan adegan perkelahian. Akan tetapi, dalam menit akhir, terjadi perubahan. Jackson tetiba diminta untuk melakukan adegan berbahaya dan rumit secara teknis dalam kondisi cuaca yang buruk.
 
"(Adegan) adalah produk sampingan dari praktik yang meningkatkan pertimbangan keuangan atas keselamatan," beber dia.
 
Dalam adegan itu Jackson diminta untuk mengendarai sepeda motor ke arah derek mekanik yang melekat pada kendaraan. Namun, ketika tengah melaju di atas kendaraannya, operator crane gagal mengangkat kamera tepat waktu.
 
"... kamera menabrak Penggugat, mengiris tulang lengannya dan merobek daging dari pipinya. ... Benturan itu begitu kuat sehingga memutar pundak penggugat ke belakang, merobek lima saraf yang terhubung ke akar tulang belakangnya," isi gugatan yang diberikan Jackson ke pengadilan.
 
Dalam gugatan itu juga diaebutkan banyak sekali luka-luka yang terjadi pada tubuh Jackson. Lengan kirinya bahkan harus diamputasi serta kehilangan cairan tulang belakang otak.
 
Jackson mengklaim dia tidak mengetahui kontrak asuransi yang diberikan sebelumnuya. Ternyata, asuransi tersebut justru tidam memberikan oerlindungan terhadap pemeran pengganti.
 
"Perlindungan asuransi yang sangat buruk yang diberikan oleh produsen. Yang mereka tahu hanya pemecah kesepakatan," kata Jackson kesal.
 
Untuk mendukung gugatannya, Jackson menggandeng Stuart R. Fraenkel dan Gabriel S. Barenfeld. Mereka merupakan pengacara dari Nelson & Fraenkel LLP di Los Angeles. Hingga kini, Jackson masih berjuang menuntut ganti rugi.
 


 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif