Abduh Aziz (paling kanan) dalam sebuah acara bersama para seniman dan KPK, pada 2015 (Foto: Antara/Rosa Panggabean)
Abduh Aziz (paling kanan) dalam sebuah acara bersama para seniman dan KPK, pada 2015 (Foto: Antara/Rosa Panggabean)

Direktur Perusahaan Film Negara Abduh Aziz Berpulang

Hiburan Sineas Meninggal
Kumara Anggita • 01 Juli 2019 11:13
Jakarta: Kabar duka datang dari dunia perfilman. Direktur Utama Perum Produksi FIlm Negara (PPFN), Mohamad Abduh Aziz tutup usia, pada 30 Juni 2019.
 
Berita duka ini dikonfirmasi langsung oleh akun Instagram Studio Perfilman Negara, @studiopfn.
 
“Inna lillahi wa inna ilahi raji’un Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Mohamad Abduh bin Abdul Aziz (Direktur Utama Perum Produksi Film Negara pada Minggu, 30 Juni 2019. Semoga diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberika ketabahan, kekuatan, dan keiklasan. Amiin,” tulisnya di Instagram.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Pengamat Film Indonesia, Yan WIjaya kerabatnya Almarhum M Abduh Aziz meninggal akibat serangan jantung. Dia dan teman-teman bahkan terkejut akan berita ini karena sebelumnya mereka tidak tahu bahwa Mohammad mengidap penyakit jantung.
 
“Karena serangan jantung, kemarin meninggalkan langsung,” katanya saat dihubungi Medcom.id, Senin, 1 Juli 2019.
 
Bagi Yan, Almarhum Mohamad Abduh bin Abdul Aziz adalah sosok yang berkesan di industri perfilman. Ini karena Alm. Abduh terlibat dalam berbagai film yang berkualitas untuk Indonesia.
 
“Dia berkualitas. Dimulai membuat film 'Aku Ingin Menciummu Sekali Saja' (2002). Setelah itu ada 10 judul lagi. Terakhir ada film 'Kuambil Lagi Hatiku' tahun ini dengan setting di India dan Indonesia tepatnya di Candi Borobudur dan Taj Mahal. Film ini sudah diputar dari bulan lalu,” katanya.
 
Baca juga: Sinopsis Kuambil Lagi Hatiku, Film Pertama PFN Setelah 27 Tahun
 
Menurut Yan, film-film yang dibesut Abduh punya kualitas baik. Yan mengenal almarhum sebagai sosok yang mampu memegang teguh idealisme.
 
“Sederhana, dan punya wawasan. Bukan pembuat film murahan, dan (filmnya) bernilai tinggi. Bukan film komersil,” tutupnya.
 
Ucapan duka datang dari para sineas dan seniman, melalui media sosial. Salah satunya budayawan Goenawan Mohamad.
 
"Telah meninggalkan kita, dengan tiba2: Abduh Aziz. Dia bukan hanya direktur Perusahaan Film Negara. Bukan hanya orang film. Tapi juga seorang yg berjuang utk kemajuan kebudayaan kita. Inalilahi wa innailaihi roji’un," kicau pria yang biasa disebut GM itu.
 
Almarhum meninggal pada usia 51 tahun.

 

(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif