Dalam sesi jumpa pers yang digelar di Epicentrum XXI pada Selasa, 12 Mei 2026, Arla mengungkap bahwa proses produksi film tersebut dipenuhi berbagai tantangan tak terduga yang datang langsung dari sang sutradara.
Di film ini, Arla memerankan sosok Rindu, seorang mahasiswi koas yang memiliki ketertarikan terhadap hal-hal berbau mistis dan klenik. Karakter tersebut menjalani masa koas di sebuah rumah sakit tua yang hampir bangkrut bersama karakter bernama Razi (Ardhito Pramono), Tanti (Zulfa Maharani), dan Adit (Fatih Unru).
"Lumayan banyak tantangan-tantangan buat mewujudkan isi kepalanya Pak Darto yang luar biasa, dan tuntutan-tuntutan yang tiba-tiba terjadi tanpa rencana," ungkap Arla.
Aktris berusia 24 tahun tersebut juga mengaku sempat melakukan riset sederhana terkait ritual dan praktik mistis demi mendalami karakter Rindu. Namun, beberapa adegan justru harus dipersiapkan secara mendadak di lokasi syuting.
"Secara riset sih secara umum aja. Mungkin kita Google-Google kalau ritual-ritual dan kayak adat-adat ini tuh biasanya ngapain. Cuman emang ada beberapa scene yang kita bener-bener bikin koreografinya lima menit sebelum take dan kita udah di set," ujarnya.
Meski penuh tantangan, Arla mengaku menikmati seluruh proses syuting karena dukungan para pemain dan kru di lokasi.
"Tapi lovely. Sangat lovely. Dan semua cast di sini juga sangat-sangat suportif. Jadi aku sangat mudah untuk mengeluarkan sisi-sisi freak aku di sini," tuturnya sambil tertawa.
Tak hanya dari sisi akting, Arla juga harus menjalani sejumlah perubahan penampilan demi kebutuhan karakter Rindu. Ia mengaku sempat diminta melakukan hal-hal tak biasa oleh Imam Darto, seperti menumbuhkan rambut ketiak.
"Sempat diminta buat menumbuhkan bulu ketiak. Terus tiba-tiba juga diminta rambutnya di-perming (keriting). Kayak wow, oke, banyak ya permintaan sutradara Darto ini," tutup Arla Ailani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News