Pemain film Gudang Merica (Medcom/Maiza Jasmine A.R)
Pemain film Gudang Merica (Medcom/Maiza Jasmine A.R)

Bonar Manalu Rela Lakukan Ini demi Penuhi Imajinasi Imam Darto

Elang Riki Yanuar • 13 Mei 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Film horor komedi Gudang Merica siap tayang 21 Mei 2026 dengan kisah misteri di rumah sakit tua.
  • Bonar Manalu rela tampil botak demi totalitas peran di film horor komedi Gudang Merica.
  • Proses syuting Gudang Merica disebut penuh tantangan karena pemain jalani adegan berbahaya tanpa stuntman.
Jakarta: Film horor komedi terbaru garapan Imam Darto berjudul Gudang Merica siap tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 21 Mei 2026. Film ini mengangkat kisah empat mahasiswa koas yang menjalani masa praktik di sebuah rumah sakit tua yang berada di dekat kawasan hutan.
 
Suasana rumah sakit mulai berubah mencekam setelah terjadi kematian misterius di area hutan sekitar lokasi tersebut. Sejak saat itu, berbagai kejadian aneh mulai bermunculan dan menjadi misteri yang harus dihadapi para mahasiswa koas.
 
Gudang Merica diperkuat sejumlah pemain muda dan aktor ternama, seperti Arla Ailani, Fatih Unru, Zulfa Maharani, dan Benidictus Siregar. Film ini juga menghadirkan penampilan dari Ardhito Pramono hingga komika Bonar Manalu.

Aktor dan komika Bonar Manalu membagikan pengalamannya selama proses syuting. Ia mengaku langsung tertarik saat mendengar konsep cerita dan imajinasi yang dibawa Imam Darto dalam film tersebut.
 
“Kayaknya semuanya saya setuju, imajinasi Imam Darto itu luar biasa gitu,” kata Bonar.
Bonar juga mengungkapkan totalitas yang harus ia jalani demi kebutuhan karakter ternyata cukup ekstrem. Menurutnya, setelah resmi menandatangani kontrak, ia baru diberi tahu bahwa harus tampil botak selama proses produksi film berlangsung.
 
“Saya dipotong rambut pak, setelah tanda tangan kontrak baru kasih tahu. Botak, sebulan full botak saya itu,” lanjutnya sambil bercanda ringan.
 
Tak hanya perubahan penampilan, proses syuting Gudang Merica juga disebut cukup menantang. Para pemain bahkan harus menjalani sejumlah adegan berbahaya tanpa menggunakan pemeran pengganti.
 
Bonar menceritakan salah satu adegan yang paling menegangkan adalah saat para pemain melakukan adegan kejar-kejaran di area tebing. Menurutnya, situasi tersebut cukup berisiko selama proses pengambilan gambar berlangsung.
 
“Gak boleh pakai stan (pemeran pengganti), terus ada kejar-kejaran di tebing, Rekan saya mau jatuh beneran,” ungkap Bonar.
Meski penuh tantangan, Bonar mengaku menikmati seluruh proses syuting film tersebut. Ia penasaran ingin melihat sejauh mana imajinasi Imam Darto dapat diwujudkan ke dalam sebuah film horor komedi di layar lebar.
 
“Pokoknya imajinasi Imam Darto, ayo saya ikut dah gitu. Pengen liat sejauh apa gitu,” tutupnya.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA