Film 5CM. (Foto: Dok. Netflix)
Film 5CM. (Foto: Dok. Netflix)

Rayakan Hari Film, Netflix Rilis 10 Rekomendasi Pilihan

Hiburan netflix rekomendasi film
Cecylia Rura • 28 Maret 2020 09:00
Jakarta: Agenda tahunan bulan Maret selalu ditutup dengan perayaan Hari Film di Indonesia. Sejumlah film karya sineas Tanah Air tak jarang menerima penghargaan dari dalam maupun luar negeri.
 
Perayaan berkesenian ini pun diapresiasi oleh Netflix dengan merilis 10 judul film Indonesia terbaik. Judul-judul tersebut adalah pemenang penghargaan lokal maupun internasional.
 
"Dalam rangka menyambut Hari Film Nasional mendatang, kami mengajak para penikmat hiburan Indonesia untuk bernostalgia sekaligus menikmati berbagai film Indonesia pemenang penghargaan secara legal di Netflix," kata Raphael Phang, Manager Content Acquisition SEA Netflix.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami percaya Indonesia memiliki banyak cerita berkualitas, dan kami tidak sabar untuk menghadirkannya di Netflix agar dapat dinikmati oleh para pelanggan kami," kata Raphael.
 
Pintu Terlarang
Tayang: 31 Maret 2020
 
Pintu Terlarang berkisah tentang kehidupan seorang seniman pematung yang berhasil, kemudian berubah 180 derajat setelah menerima sejumlah pesan misterius. Seseorang meminta bantuan sang pematung.
 
Pintu Terlarang disutradarai Joko Anwar, produksi Lifelike Pictures. Film ini dibintangi Fachri Albar dan Marsha Timothy.
 
Sejumlah penghargaan yang diterima antara lain peraih Sinematografi Terbaik dan Penyunting Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2009. Pintu Terlarang meraih penghargaan Film Terbaik dalam Puchon International Fantastic Film Festival 2009.
 
Modus Anomali
Tayang: 31 Maret 2020
 
Berbalut nuansa thriller, diceritakan seorang lelaki berlibur dengan keluarganya di tengah hutan. Serangkaian peristiwa aneh terjadi ketika seseorang tak diundang mengancam nyawa keluarganya.
 
Modus Anomali dibintangi Rio Dewanto dan Hannah Al Rashid. Film ini disutradarai Joko Anwar produksi Lifelike Pictures. Modus Anomali menggunakan judul internasional Ritual.
 
Modus Anomali meraih penghargaan kategori Bucheon Award di Network of Asian Fantastic Films 2011.
 
Sang Penari
Sudah tayang
 
Sang Penari berkisah tentang dua remaja yang hidup dalam kemiskinan di sebuah desa dengan latar waktu 1960-an. Penari bernama Srintil dipercaya memiliki kemampuan mistis dalam tariannya. Sementara Rasus pergi meninggalkan kampungnya dan bergabung dengan Tentara.
 
Sang Penari dibintangi Prisia Nasution dan Oka Antara. Film ini diproduseri Shanty Harmayn, disutradarai Ifa Isfansyah adaptasi novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
 
Sang Penari memboyong penghargaan dalam Festival Film Indonesia 2011 antara lain Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.
 
5 CM
Telah tayang
 
Kisah lima orang sahabat yang melakukan perjalanan mendaki Gunung Semeru di Jawa Timur. Kisah ini ditulis oleh penulis Donny Dhirgantoro dan diadaptasi oleh sutradara Rizal Mantovani.
 
5 CM dibintangi Raline Shah, Herjunot Ali, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Pevita Pearce, dan Saykoji. 5 CM diproduksi Soraya Intercine Films.
 
5 CM memenangkan Sinematografi Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2013.
 
Cahaya dari Timur: Beta Maluku
Telah tayang
 
Cerita tentang seorang pria bernama Sani Tawainella yang melatih sepak bola untuk anak-anak di Maluku. Dalam kisahnya, daerah tersebut tengah mengalami konflik antara umat Islam dan Kristen.
 
Cahaya dari Timur: Beta Maluku dibintangi Chicco Jerikho. Film ini disutradarai Angga Dwimas Sasongko, produksi Visinema Pictures.
 
Cahaya dari Timur: Beta Maluku meraih penghargaan Film Terbaik dan Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2014.
 
Tabula Rasa
Telah tayang
 
Pemuda asal Serui, Papua bernama Hans nyaris kehilangan harapan untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Namun, pandangan hidup Hans berubah ketika dia bertemu Mak, pemilik rumah makan Padang. Melalui makanan, mereka menemukan harapan baru bagi Hans.
 
Tabula Rasa dibintangi Dewi Irawan, Jimmy Konogau, Ozzol Ramdan, dan Yayu Unru. Film ini disutrdarai Adriyanto Dewo, produksi Lifelike Pictures.
 
Tabula Rasa meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Skenario Asli Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2014.
 
Athirah (Emma')
Telah tayang
 
Athirah adalah seorang ibu muda di Makassar dengan suami yang berpoligami. Cerita ini menggunakan latar waktu 1950-an. Dia memperbolehkan suaminya berpoligami sekaligus ingin menjaga integritas keluarganya.
 
Athirah dibintangi Cut Mini, Christoffer Nelwan, dan Tika Bravani. Film ini diangkat dari novel semi biografi Hj. Athirah Kalla, ibu dari Jusuf Kalla, karya Alberthiene Endah.
 
Athirah disutradarai Riri Riza, produksi Miles Films. Film ini meraih penghargaan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik, dan Penata Busana Terbaik di Festival Film Indonesia 2016.
 
Cek Toko Sebelah
Telah tayang
 
Film komedi keluarga Cek Toko Sebelah berkisah tentang perjalanan Erwin, pria muda yang bertekad menjadi sukses. Ambisinya harus ditahan ketika sang ayah yang mengelola toko keluarga jatuh sakit.
 
Yohan, kakak Erwin, merasa kecewa dengan keputusan pilih kasih sang ayah. Dia pun berencana untuk mengambil alih toko keluarga mereka.
 
Cek Toko Sebelah disutradarai Ernest Prakasa yang ikut membintangi filmnya. Film ini dibintangi Dion Wiyoko, Adinia Wirasti, Chew Kinwah, dan Gisella Anastasia.
 
Cek Toko Sebelah diproduksi Starvision Plus. Film ini meraih penghargaan Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia 2017.
 
Pengabdi Setan
Telah tayang
 
Kisah sebuah keluarga yang terletak di pinggiran Jakarta. Mereka memiliki masalah finansial dan menetap di rumah nenek. Dalam kondisi itu, sang ibu, Mawarni mengalami sakit parah hingga harus terus berbaring di tempat tidur. Mawarni membunyikan lonceng ketika membutuhkan bantuan dari keluarganya.
 
Pengabdi Setan disutradarai Joko Anwar, produksi Rapi Films. Film ini menuai berbagai pujian di luar negeri maupun di Indonesia dan memiliki judul internasional Satan's Slaves.
 
Film Pengabdi Setan dibintangi Tara Basro, Ayu Laksmi, Bront Palarae, Endy Arfian, Dimas Aditya, Asmara Abigail, Elly D. Luthan.
 
Dalam Festival Film Indonesia 2017, Pengabdi Setan meraih penghargaan Sinematografi Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, Penata Suara Terbaik, Penata Musik Terbaik, Pemeran Anak Terbaik. Dalam Toronto After Dark Film Festival 2018, Pengabdi Setan memenangkan kategori Film Horor Terbaik.
 
Posesif
Telah tayang
 
Kisah cinta Lala dan Yudhis menjadi satu dari sekian perwakilan cerita kekerasan yang terjadi di kalangan remaja. Lala jatuh cinta dengan murid pindahan bernama Yudhis. Lala hanyut dalam nuansa manis berpacaran dengan Yudhis sampai mengabaikan tugas utamanya sebagai atlet loncat indah.
 
Posesif dibintangi Putri Marino dan Adipati Dolken. Film ini disutradarai Edwin, produksi Palari Films.
 
Posesif meraih penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2017.

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif