8 Langkah Mencegah Kebakaran Mobil

8 Langkah Mencegah Kebakaran Mobil

Grafis mobil terbakar
05 Agustus 2021 10:03
Jakarta: Kasus kebakaran mobil bisa saja terjadi dimanapun dan kapanpun. Pemilik mobil tentu diharapkan sigap dalam mengatasi kondisi ini agar kebakaran tidak membesar dan menimbulkan banyak kerugian.
 
Mobil tidak akan terbakar sendirinya tanpa ada pemicu awal. Penyebab yang sering terdengar adalah hubungan arus pendek listrik alias korsleting, di mana percikan apinya menyentuh permukaan yang mudah terbakar. Percikan api juga bisa timbul karena adanya kebocoran yang menetes di sumber panas seperti pipa knalpot.
 
Tentu saja Anda tidak ingin mobil kesayangan kebakaran. Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, kemudian membagikan 8 langkah mencegah kebakaran mobil, yaitu: 

1. Perhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil

Pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama. Kebutuhan modifikasi mobil membuat Anda ingin mengubah sistem kelistrikan mobil. Sayangnya, proses modifikasi dilakukan tanpa memperhitungkan kebutuhan sehingga membuat sistem kelistrikan bermasalah.
 
Belum lagi jika ubahan dilakukan tanpa memperhitungkan aspek teknis seperti sambungan yang asal tempel atau tidak menambahkan sekering sebagai pengaman arus listrik. Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil. Jangan lupa, modifikasi dapat menyebabkan garansi gugur, untuk itu Anda harus mempertimbangkan secara matang jika ingin melakukan modifikasi.

2. Hindari Menyimpan Barang Mudah Terbakar di Dalam Mobil

Anda harus menghindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di dalam kabin mobil seperti bensin, tinner, parfum cair, atau korek api gas. Barang tersebut mengandung bahan aktif yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api. Termasuk ponsel yang sedang di-charge menggunakan power bank, lantaran panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.

3. Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Dalam Ruang Mesin

Mungkin saja Anda lupa meletakkan kain bekas mencuci mobil atau kain bekas membersihkan spare part secara sembarangan sehingga tertinggal di dalam ruang mesin. Benda tersebut jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

4. Cek Oli Mesin Mobil dan Potensi Kebocoran Bahan Bakar

Karena usia atau malas memeriksa, oli mesin dapat mengalami kebocoran. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot. Di samping itu, jika Anda tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah.
 
Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, pastikan Anda juga rutin mengecek secara visual atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.

5. Dilarang Parkir Dekat Sumber Api

Tanpa sadar, Anda parkir di dekat sumber api seperti tempat sampah yang baru dilakukan pembakaran sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan.

Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar kalau terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan mobil aman dari sumber panas.

6. Jangan Abaikan Panel Indikator

Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik artinya ada masalah pada mesin mobil.
 
Segera cek supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri. Kontak tim Emergency Road Assistance (ERA) atau bengkel resmi untuk penyelesaian masalah.

7. Pasang Alat Pemadam Api Ringan

Anda bisa memasang alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kabin mobil sebagai upaya memadamkan api yang membakar mobil. Terkait jenis dan penempatan APAR bisa dikonsultasikan dengan petugas bengkel resmi, termasuk mempelajari cara mengoperasikannya.
 
Sebagian informasi, mobil-mobil baru saat ini sudah dilengkapi APAR, tempat penyimpanannya sebagian besar berada di bawah bangku penumpang depan sebelah pengemudi. Anda dapat menanyakan ke Sales Advisor terkait lokasi APAR di dalam mobil dan cara penggunaanya saat membeli mobil baru.

8. Servis Berkala di Bengkel Resmi

Saat dilakukan servis berkala, area mesin juga dicek untuk melihat risiko kebocoran dan kerusakan sistem oli, bahan bakar, dan kelistrikan. Termasuk memberikan saran perbaikan jika petugas menemukan adanya potensi masalah yang dapat memicu mobil terbakar sendiri. Meskipun PPKM masih berlaku, Anda bisa mengorder layanan home service untuk servis berkala di rumah.
 
“Tentu tidak ada yang mau jika mobil kesayangan mengalami kebakaran di jalan. Untuk mencegahnya, segera lakukan perawatan kendaraan dengan menjalankan servis berkala di bengkel  resmi," ungkap Nur Imansyah Tara melalui keterangan resminya. Dok Medcom.id
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

push notif

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif