Cara Merawat Masker KN95, N95, KF94

Cara Merawat Masker KN95, N95, KF94

Grafis Virus Korona
26 Januari 2022 16:24
Jakarta: Hanya dalam waktu beberapa minggu, varian Omicron berhasil mengambil alih Delta menjadi strain dominan covid-19 di beberapa negara. 

Itulah yang menjadi alasan mengapa banyak ahli kembali merekomendasikan orang untuk meningkatkan pemakaian masker dari masker kain ke perlindungan yang lebih kuat dari masker bedah atau yang dikenal sebagai respirator, seperti  masker N95, KN95, atau KF94

Namun, berurusan dengan respirator sedikit berbeda. Karena, kamu tentu tidak bisa mencucinya, tetapi mereka juga tidak sekali pakai. 

Jadi, bagaimana tepatnya kamu merawat bagian-bagian APD ini? Di sini, menukil dari laman Health, para ahli membantu menjelaskan seberapa sering kamu harus mengganti masker N95, KN95, atau KF94. 

Apakah ada cara yang sah untuk membersihkannya, karena masker hanya seefektif seberapa baik kamu  menggunakan dan merawatnya.
 

Berapa lama masker bisa digunakan?


Jika kamu biasanya memakai masker kain, kamu mungkin terbiasa mencuci dan menggunakannya kembali. Untuk pengguna masker bedah, kamu bisa langsung membuangnya ke tempat sampah setelah setiap kali digunakan. 

Tapi jenis respirator punya dua pilihan, menggunakan kembali (tanpa mencuci di antara penggunaan) atau merawat kebersihan masker tersebut di antara penggunaannya. 

Hal ini dikatakan Cassandra M. Pierre, seorang dokter penyakit menular dan direktur medis program kesehatan masyarakat di Boston Medical Center.

Bagi orang-orang yang memakai masker untuk waktu yang lebih singkat atau situasi di mana mereka secara fisik tetap jauh dari orang lain sepanjang hari, Dr Pierre mengatakan mungkin untuk menggunakan respirator yang sama hingga satu minggu. 

Tetapi untuk orang-orang di lingkungan berisiko tinggi, seperti fasilitas perawatan kesehatan, yang terbaik adalah membuang masker setelah sehari. Bila menggunakannya lebih dari sekali pastikan tidak ada robekan, celah, atau bukti kotoran di permukaan. Karena semuanya dapat merusak kemampuan penyaringan masker

Ada beberapa cara penting untuk mengetahui apakah respirator telah kehilangan kualitasnya. "Pertama dan terpenting, jika masker telah mengendur di wajah dan tidak lagi memiliki segel ketat, itu harus diganti," tandas Jade Flinn, MSN, seorang pendidik perawat untuk Unit Biocontainment di Johns Hopkins Medicine.

"Jika masker tampak kotor di bagian dalam karena riasan, minyak tubuh, keringat, atau kelembapan lainnya, harus dibuang," tambah Flinn lagi.
 

Cara menyimpan masker KN95, N95, dan KF94 


Karena kamu dapat memakai respirator lebih dari sekali, kamu harus menyimpannya dengan benar di antara pemakaian. Itu dimulai dengan bagaimana kamu melepas respirator, yang harus dengan tangan bersih dan dengan tali telinga, tanpa menyentuh bagian depan, yang mungkin telah mengumpulkan beberapa partikel virus. 

Setelah melepaskan masker dari wajah, simpanlah di tempat yang aman dan bersih, bukan di dompet atau di kaca spion di mobil. Memasukkannya ke dalam kantong kertas sehingga tertutup dan tidak tercampur dengan hal-hal lain dapat membantu, selain membantu mengeringkannya. 

Wadah penyimpanan makanan plastik juga berfungsi, tetapi hanya jika membiarkan tutupnya sedikit terbuka untuk mencegah pengembunan pada masker. Wadah yang lebih keras juga dapat membantu mempertahankan struktur makser. 

Ingat, saat tiba waktunya untuk memakai masker lagi, cuci tangan, lalu periksa dengan hati-hati apakah ada kerusakan. Jika semuanya terlihat baik-baik saja, gunakan tali pengikat untuk memakainya, dan hindari menyentuh bagian luar masker. Pastikan respirator pas dengan wajah, lalu cuci tangan lagi.
 

Cara membuang masker KN95, N95, atau KF94 yang benar 


Membuang N95 dari respirator lain dimulai dengan persis bagaimana cara menyimpannya, gunakan tangan yang bersih untuk melepaskan masker dari wajah dengan tali telinga. Berhati-hatilah untuk tidak menyentuh bagian depan masker. 

Kemudian, langsung buang ke tempat sampah. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), masker dan jenis APD lainnya tidak dapat didaur ulang, dan harus dijauhkan dari tempat sampah daur ulang. EPA mencatat kalau kamu harus membuangnya "dengan aman" sehingga orang lain tidak menyentuhnya. Sumber: Health/Medcom.id/gaya
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

push notif

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif