Keluarga Nakes Terima Santunan Kematian

Grafis Kematian tenaga kesehatan
20 April 2021 15:48
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyerahkan santunan kematian kepada para keluarga tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan covid-19. Santunan diberikan kepada 11 ahli waris di wilayah DKI Jakarta.

“Rasa duka yang mendalam kami ucapkan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Terima kasih dan kami berikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan darma bakti para nakes,” kata Budi, Senin, 19 April 2021.

Para pejuang kesehatan yang gugur itu ialah Kusuma Harimin, Yogi Wahyu Andrianto, Samsiar Hasan, dan Ekawati Bukhari. Kemudian, Ike Septiani, Zahrul Rozak, Erianwardi, Alexander Risakota, Restu Hidayah, Dina Mariana, dan Destara Putra Awalukita.

Merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19, setiap nakes dengan tugas di fasilitas kesehatan yang meninggal akibat terpapar covid-19 diberikan santunan Rp300 juta.

“Tahun 2020 santunan telah diserahkan kepada ahli waris sebanyak 196 orang. Adapun berdasarkan anggaran 2021, kami akan menyerahkan kepada ahli waris sebanyak 63 orang,” kata dia. 

Budi menambahkan, pada 12 April 2021 pihaknya telah menyalurkan insentif kepada 4.686 nakes yang bertugas melayani pasien korona sebesar Rp31,7 miliar. Selain itu, Kemenkes juga telah membayarkan tunggakan insentif sebesar Rp26 miliar pada 2020 kepada 4.603 nakes. Ia pun memastikan pembayaran insentif tersebut akan terus dilakukan secara bertahap.

“Akan terus bertambah per hari. Seluruh jajaran Kemenkes saya minta kerja keras,” ucapnya.

Secara terpisah, anggota Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Daniel Wibowo menyatakan sejauh ini belum semua nakes mendapatkan insentif karena peraturan menkes terkait mekanisme pencairan insentif baru diterbitkan pada 1 April lalu.

Berdasarkan aturan Kepmenkes, dikatakan tenaga kesehatan harus melakukan input untuk melakukan pengajuan pencairan insentif sejak Januari hingga Maret 2021 pada 4 April 2021. “Ini masih berproses karena regulasinya memang baru terbit.”

Daniel menyatakan bahwa regulasi tersebut mempermudah nakes dalam melakukan pengajuan karena pencairannya langsung ke rekening tiap-tiap nakes. “Harusnya ini memang memudahkan karena regulasinya sudah jelas,” pungkasnya. dok Media Indonesia
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

push notif

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif