Rencana Kenaikan Tarif KRL Jabodetabek di Masa Pandemi

Rencana Kenaikan Tarif KRL Jabodetabek di Masa Pandemi

Grafis KRL
25 Januari 2022 07:13
KEMENHUB atau Kementerian Perhubungan berencana menaikkan tarif Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line setelah selama enam tahun terakhir ini tidak pernah dilakukan penyesuaian.

Kenaikan tarif itu direncanakan menjadi Rp5.000 dari sebelumnya Rp3.000 per 25 km pertama. Kenaikan tarif masih dalam tahap kajian dan rencananya mulai diberlakukan pada April 2021.

Kenaikan tarif tersebut direncanakan pemerintah karena mempertimbangkan berbagai hal. Di antaranya ialah beban subsidi pemerintah yang disalurkan melalui metode PSO atau public service obligation serta peningkatan pelayanan KRL Commuter Line yang sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Beberapa hal tersebut yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengambil langkah penyesuaian tarif KRL Commuter Line.

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) selaku penyelenggara KRL di Jabodetabek dan Yogyakarta juga terus meningkatkan pelayanan publik. Pelayanan itu dapat dilihat dari peningkatan jumlah unit KRL yang beroperasi serta kemudahan akses dalam pembayaran tiket KRL.

Namun, meski banyak transformasi yang dilakukan PT KCI, kenaikan tarif dinilai belum ideal di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih dari pandemi covid-19. Dok: Fokus Media Indonesia (IMR)
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

push notif

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif