Tarik Ulur Perjanjian Nuklir Iran

Grafis nuklir
28 Februari 2021 10:35
Perjanjian nuklir Iran kembali menjadi sorotan pada saat ini setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan akan kembali melakukan negosiasi terkait dengan perjanjian tersebut. 
Hal itu menjadi angin segar dari hubungan AS dan Iran yang sempat memanas selama pemerintahan Presiden Donald Trump. Donald Trump saat itu memimpin Amerika Serikat untuk keluar dari perjanjian nuklir Iran 2015.

Keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian nuklir serta pemberian beberapa sanksi yang dilakukan Amerika kembali itu menyebabkan Iran membuat beberapa pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah diteken. 

Iran saat ini berencana mengembangkan pengayaan uranium hingga mencapai 60% dengan proses saat ini mencapai 20%. Hal itu menyebabkan Presiden AS saat ini menginginkan pembahasan kembali dengan pihak Iran. Keinginan Presiden Joe Biden itu ditunjukkan dengan mencabut larangan perjalanan terhadap diplomat Iran. Dok. Media Indonesia
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

push notif

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif