YOUR FASHION

Keren! Berbusana Adat Bangka Belitung, Jokowi Hadiri Sidang Tahunan 2022

Mia Vale
Selasa 16 Agustus 2022 / 14:07
Jakarta: Bukan Jokowi namanya kalau tidak menghadirkan sesuatu yang fresh. Seperti dalam berbusana, misalnya. Pasalnya, sudah lima tahun belakangan, Presiden Indonesia ketujuh ini kerap mengenakan pakaian adat kala hadir dalam sidang tahunan MPR, seakan sudah mejadi kebiasaan Jokowi setiap tahun, sekaligus mengingatkan kita akan salah satu budaya nasional yang ada. 

Sekadar mengingat kembali, Jokowi mengenakan pakaian adat Bugis, lengkap denham songkok warna emas (Sangkok Ta Bone), pada tahun 2017. Pada tahun 2019, ayah tiga orang anak ini mengenakan pakaian adat Sasak asal Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kemudian tahun 2020, Jokowi mengenakan busana adat Sabu Raijua asal Nusa Teggara Timur (NTT). Sementara itu, tahun 2021 Kepala Negara, memakai pakaian adat urang Kanakes dari suku Badui. Dan tahun 2022 ini, Jokowi kembali menggunakan baju adat dari Bangka Belitung, bercorak warna hijau tua. 

Berkisar pukul 08.58, hari Selasa, 16 Agustus 2022, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, tiba di Kompleks Parlemen Senayan untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2022.



(Baju adat Paksian modifikasi dari Provinsi Bangka Belitung. Foto: Dok. Instagram resmi Sekretariat Kabinet/@sekretariat.kabinet)


Pada sidang kali ini Presiden Jokowi akan menyampaikan dua kali pidato. Pertama, pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022. Kedua, pidato menyampaikan Keterangan Pemerintah Atas RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2022 - 2023.

Untuk memilih baju adat tahun ini, Anggit Nugroho, Sekretaris Pribadi Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dirinya diminta oleh Presiden menyiapkan baju adat yang akan dipakai dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2022 dan upacara HUT RI pada 17 Agustus 2022.

"Dikumpulkanlah baju-baju adat dari daerah-daerah yang belum pernah dikenakan Presiden. Dari sekian banyak busana adat tersebut diseleksi hingga tinggal tiga buah," jelas Anggit kepada para awak media dinukil dari berbagai sumber.

Akhirnya untuk tanggal 16 Agustus ini, pilihan Jokowi jatuh pada baju adat Paksian dari Bangka Belitung untuk dikenakan pada sidang tahunan MPR. Dan untuk mengikuti perkembangan zaman, baju adat yang awalnya merah diubah menjadi hijau.  

Baju ini terdiri dari jubah panjang sebatas betis, celana panjang, selempang dan kain tenun cual khas Bangka. Sedangkan untuk penutup kepala dipakaikan sungkon. 

Pada baju terdapat ornamen hiasan bermotif Pucuk Rebung. Anggit juga menambahkan baju adat ini diperoleh dari perajin lokal di Bangka Belitung. Setelah selesai dibuat, baju adat itu kemudian dibawa ke Jakarta.
(TIN)

MOST SEARCH