Jemur Baju di Dalam Kamar, Emang Bisa Bikin Bau Apek?
- Baju yang lama kering bisa lebih berisiko berbau apek.
- Sirkulasi udara yang buruk bikin kelembapan di kamar meningkat.
- Ada beberapa cara supaya baju tetap kering dan nggak gampang bau meski dijemur di dalam kamar.
Jakarta: Tinggal di kos tanpa balkon memang bikin urusan mencuci jadi sedikit ribet. Mau jemur baju di luar, nggak ada tempat. Akhirnya, rak jemuran pun pindah ke dalam kamar.
Masalahnya, baju yang sudah dicuci kadang malah berbau apek saat kering. Padahal, deterjennya sudah dipakai dan proses mencucinya juga terasa normal. Nah, ternyata, cara dan tempat menjemur baju bisa ikut memengaruhi kondisi pakaian, lho.

Menjaga sirkulasi udara saat menjemur baju di dalam kamar bisa membantu pakaian lebih cepat kering. (Foto: AI Generated)
Kenapa jemur baju di dalam kamar bisa bikin apek?
Baju yang lama kering lebih berisiko mengeluarkan bau nggak sedap. Salah satu penyebabnya adalah aktivitas mikroorganisme yang berinteraksi dengan sisa keringat, minyak tubuh, dan bahan organik pada pakaian.
Menurut ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Microbiology, proses mencuci pakaian berkaitan dengan mikroorganisme dan munculnya bau pada tekstil. Jadi, kalau baju dibiarkan lembap terlalu lama, bau apek bisa lebih sulit dihindari.
Kondisi kamar juga berpengaruh. Kalau sirkulasi udaranya buruk, air dari pakaian yang menguap bisa menambah kelembapan ruangan. Akibatnya, baju makin lama kering dan kamar terasa pengap.
Gimana cara jemur baju di dalam kamar biar nggak apek?
Nggak harus punya balkon atau mesin pengering mahal. Ada beberapa cara yang bisa dicoba supaya pakaian lebih cepat kering:
-
Jangan menumpuk pakaian. Beri jarak antarbaju supaya udara bisa mengalir dan setiap bagian pakaian lebih cepat kering.
-
Maksimalkan sirkulasi udara. Buka jendela jika memungkinkan dan aman. Kalau ada kipas angin, arahkan supaya udara bergerak melewati area jemuran.
-
Pastikan baju sudah diperas dengan baik. Gunakan fitur putaran pengering mesin cuci jika tersedia dan sesuai dengan jenis kain.
-
Jangan biarkan baju basah menumpuk. Setelah selesai dicuci, segera jemur. Membiarkan pakaian lembap menumpuk bisa membuat bau makin sulit dihilangkan.
Kamar juga perlu diperhatikan
Kalau sering menjemur baju di kamar, jangan cuma fokus pada pakaiannya. Perhatikan juga kondisi ruangan, terutama kalau dinding mulai berembun, muncul bercak jamur, atau udara terasa lembap.
Panduan dari National Institute for Health and Care Excellence (NICE) menekankan pentingnya ventilasi untuk membantu menjaga kualitas udara dalam ruangan. Jika terpaksa menjemur di dalam, usahakan kelembapan tetap terkendali dan sirkulasi udara berjalan baik.
Terus, kalau baju tetap bau meski sudah kering, coba cek juga mesin cuci, jumlah deterjen, dan kebiasaan mencuci. Residu deterjen atau mesin cuci yang kurang bersih bisa ikut memengaruhi aroma pakaian.
Intinya, jemur baju di dalam kamar bukan berarti pasti bikin apek. Yang perlu diperhatikan adalah seberapa cepat pakaian kering dan seberapa baik sirkulasi udara di kamar. Jadi, jangan sampai kamar kos berubah jadi tempat yang lembap gara-gara jemuran, ya!
Desi I.
(FIR)